APP Sinar Mas Dukung Pemprov DKI Bebaskan Jakarta dari Praktik BAB Sembarangan

Oleh : Hariyanto | Kamis, 17 Januari 2019 - 10:47 WIB

APP Sinar Mas
APP Sinar Mas

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas dan sejumlah organisasi terus berupaya mempercepat pencapaian target Jakarta 100% bebas dari praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) melalui program Simaskota.

Sebagai langkah awal, Pemprov DKI Jakarta akan mengaktifkan Forum Air dan Sanitasi sebagai wadah untuk bertukar pikiran dan pengalaman antar pemangku kepentingan.

Dalam panel diskusi bertajuk Berkolaborasi Menuju Sanitasi Jakarta Sehat yang digelar di Jakarta, Rabu (16/1/2019) kemarin, Deputi Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Oswar Muadzin Mungkasa mengatakan bahwa jumlah penduduk ibu kota yang tidak mempunyai tangki septik mencapai setidaknya 475 ribu jiwa, atau 117 ribu KK.

Hal tersebut turut berdampak pada tercemarnya sungai di Jakarta, sehingga tidak bisa menjalankan fungsinya sebagai sumber air bersih. Selain itu, dari jamban yang ada, persentase jamban yang layak hanya mencapai 63,55%.

“Program Simaskota adalah upaya kami untuk meningkatkan akses sanitasi layak, dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, LSM, dan pihak swasta. Kami percaya kolaborasi multipihak adalah kunci untuk mewujudkan target Jakarta 100% bebas praktik BABS,” kata Oswar.

Program Simaskota juga menggandeng konsorsium SPEAK Indonesia, Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika (USAID) serta Yayasan Pembangunan Citra Insan Indonesia (YPCII) sebagai pelaksana lapangan. Wilayah intervensi program ini mencakup Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan dan Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

“Meningkatkan akses sanitasi adalah salah satu program yang kami jalankan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di sekitar lokasi usaha kami. Kami antusias menyambut kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan seluruh mitra lainnya untuk memperluas dampak positif kegiatan CSR APP Sinar Mas di bidang sanitasi,” kata Sustainability and Stakeholder Engagement Manager APP Sinar Mas Sera Noviany.

Partisipasi APP Sinar Mas pada program tersebut juga menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap program Pemerintah Indonesia untuk mencapai 100% akses sanitasi layak dan akses aman air minum yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah. (Foto: IST)

Rabu, 13 November 2019 - 22:21 WIB

BNI Syariah Catat Empat Kesepakatan Bisnis di Pembukaan ISEF 2019

Jakarta - BNI Syariah mencatatkan empat kesepakatan bisnis dalam acara business matching pada pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (13/11) dihadiri…

Direktur Risk Management and Compliance Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa dengan Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson

Rabu, 13 November 2019 - 21:52 WIB

Bentuk Kawasan Halal, Mandiri Syariah Gandeng Modern Industrial Estat

Jakarta—PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menandatangani kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk. Mou…

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson bersama Direktur Managemen Resiko & Kapatuhan Bank Syariah Mandiri Putu Rahwidhiyasa, Direktur Bisnis SME & Komersial PT Bank BNI Syariah Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis Komersial PT Bank BRI Syariah Kokok Alun Akbar, Chief Corporate Banking Officer PT Bank Muamalat Indonesia Irvan Y. Noor, serta Managing Director Barakah Halal Hub Taiwan Nurundin N.H Ting seusai penandatanganan perjanjian kerja sama

Rabu, 13 November 2019 - 20:00 WIB

PT Modern Industrial Estat Teken MoU dengan 4 Bank Syariah dan Barakah Taiwan Halal Hub

PT Modern Industrial Estat menjalin kerja sama dengan empat Bank Syariah di Indonesia serta Barakah Taiwan Halal Hub, yang merupakan sebuah kawasan yang memproduksi produk-produk halal terbesar…

Sistem pengolahan sampah terpadu

Rabu, 13 November 2019 - 19:30 WIB

Tangani Masalah Sampah Plastik, Inaplas Dorong Pengembangan Sistem Pengolahan Sampah Terintegrasi

Sekretaris Jenderal Asosiasi Industru Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono mengakui bahwa hingga saat ini, sistem pengolahan sampah di Indonesia masih bekum sempurna.

Ilustrasi industri Kosmetik (Foto ist)

Rabu, 13 November 2019 - 17:35 WIB

Serap 675 Tenaga Kerja, Pelaku Industri Kosmetik Dalam Negeri Terus Tumbuh

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan bahwa pelaku industri kosmetik dalam negeri terus bertumbuh hingga 153 perusahaan, sehingga total saat ini mencapai lebih dari 760 perusahaan.