APP Sinar Mas Kembangkan Inovasi Wujudkan Komitmen Tercapainya SDG

Oleh : Hariyanto | Senin, 10 Desember 2018 - 14:08 WIB

APP Sinar Mas
APP Sinar Mas

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah terus mengembangkan riset dan inovasi yang bisa menggerakkan dunia usaha untuk berkolaborasi dengan masyarakat guna mencapai agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) pada tahun 2030. 

Sejalan dengan upaya pemerintah, APP Sinar Mas juga mengembangkan berbagai inovasi sebagai perwujudan komitmen terhadap tercapainya SDG. Salah satunya dengan menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang disebut program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Program berbasis komunitas ini bertujuan mencegah kebakaran hutan dan deforestasi, sekaligus mengembangkan alternatif pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat, seperti di bidang pertanian pangan, hortikultura, peternakan, kehutanan dan perikanan.

“APP Sinar Mas mengalokasikan dana sebanyak US$10 juta dalam program DMPA untuk dikelola sebagai dana bergulir oleh masyarakat di 500 desa. Program DMPA pertama kali diluncurkan pada COP UNFCCC ke-21 di Paris, Prancis tahun 2015,” ujar Direktur Sustainability Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas Elim Sritaba melaui keterangan tertulis yang diterima INDUSTRY.co
Id, Senin (10/12/2018).

Hasil pemantauan di 78 desa yang telah tergabung dalam program DMPA sejak 2016 membuktikan program ini memberikan dampak nyata. Sekitar 85% dari desa-desa tersebut mampu menekan angka kebakaran di tahun 2018 dibandingkan tahun 2016. Program DMPA juga berkontribusi dalam menjaga area hutan di sekitar kawasan desa. Saat ini, program DMPA telah berjalan di 267 desa.

“Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, organisasi swadaya masyarakat, dan pelaku usaha lainnya sangat penting. Hanya dengan bekerja sama kita bisa mendapatkan solusi menyeluruh dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini,” tambah Elim. 

Ketua Tim Pembenahan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) Yayasan Kehati Irfan Bahktiar pun sepakat soal pentingnya kerja sama antara pemangku kepentingan. “Hal ini terkait dengan program pembenahan yang sedang ISPO lakukan. PR besar kita semua adalah bagaimana institusi pemerintahan dapat bekerja sama dengan pelaku usaha dan masyarakat,” ujar Irfan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Selasa, 21 Mei 2019 - 18:47 WIB

Jelang Lebaran, BRI Ajak Nasabah untuk Bertransaksi Secara Non Tunai

Jakarta - Jelang libur dan cuti bersama lebaran 2019, Bank BRI tetap fokus meningkatkan transaksi non tunai. E-channel dan berbagai layanan disiapkan agar nasabah nyaman bertransaksi secara…

PT Chubb General Insurance Indonesia secara resmi meluncurkan aplikasi layanan klaim inovatif telepon seluler di Indonesia bernama Chubb Mobile Assistance pada Senin (4/12)

Selasa, 21 Mei 2019 - 17:29 WIB

Chubb Gandeng Airy Hadirkan Asuransi Perjalanan

PT Chubb General Insurance Indonesia (Chubb) hari ini mengumumkan kerja sama penyediaan asuransi perjalanan dengan Airy, salah satu perusahaan Accommodation Network Aggregator (ANO) terkemuka…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 21 Mei 2019 - 16:45 WIB

Triwulan I/2019, Sejumlah Sektor Industri Manufaktur Catatkan Kinerja Positif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, sejumlah sektor industri manufaktur mampu mencatatkan kinerja positif di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2019.

Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Direktorat Jenderal HKI Kemenhum-HAM, Brigjen Pol Reinhard Silitonga

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:31 WIB

Direktorat Jenderal HKI Tutup Ratusan Portal E-Dagang Bermasalah

Jakarta - Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementrian Hukum - HAM melalui Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa telah menutup ratusan portal e-Dagang bermasalah yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat pembukaan Bazar Lebaran di Plasa Industri Kemenperin

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:05 WIB

Penuhi Kebutuhan Pegawai dan Masyarakat, Kemenperin Gelar Bazar Lebaran

Kementerian Perindustrian senantiasa mendorong sektor industri manufaktur agar siap memenuhi kebutuhan konsumen terutama di pasar domestik selama bulan Ramadan dan Lebaran.