INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Laju sejumlah indeks saham Asia cenderung bergerak positif dimana pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya. Di sisi lain, meski pelaku pasar menantikan pertemuan dari Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping namun, pelaku pasar tetap melakukan aksi belinya sehingga mampu mendorong sejumlah indeks saham Asia ke zona hijau.

"Kembali meningkatnya harga komoditas, terutama harga minyak mentah dunia yang dibarengi dengan imbas kenaikan bursa saham global sebelumnya turut menambah sentimen positif," ujar analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Ia bilang berbagai sentimen yang ada membuat laju bursa saham Eropa kembali melemah. Pelaku pasar masih mencermati sentimen politik dari kesepakatan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa; perencanaan anggaran Italia; hingga reaksi atas komentar Presiden Trump yang masih ingin mengenakan tarif tambahan atas barang ipor dari Tiongkok. Indeks pan-European Stoxx berbalik melemah 0,2 persen dengan tekanan pada saham-saham otomotif dan sumberdaya.

Ia katakan, kondisi berbeda dialami sejumlah indeks saham AS yang mampu kembali melanjutkan kenaikannya. Adanya komentar Presiden Trump yang menginginkan kenaikan tarif impor atas barang dari Tiongkok mendapat respon positif dengan harapan permasalahan tersebut dapat di bawa pada perundingan dengan Tiongkok di sela pertemuan G-20 Summit.

"Kondisi ini juga dipertegas oleh pernyataan salah satu pejabat tinggi negara yang mengatakan AS akan membangun komunikasi dengan Tiongkok pada berbagai tingkat level dan terdapat kemungkinan yang baik kedua negara dapat mencapai kesepakatan," katanya.