INDUSTRY.co.id -
Jakarta - Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5973-5984 dan Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 6018-6032. Kenaikan IHSG yang membentuk candle hammer memberikan gambaran meningkatnya volume beli juga diimbangi dengan adanya aksi jual, meski belum terlalu besar.
"Dengan asumsi penguatan Rupiah masih berlanjut dan bertahan positifnya sejumlah berita dari para emiten diharapkan dapat membantu IHSG untuk melanjutkan kenaikannya," kata analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Senin (26/11/2018).
Diharapkan juga pergerakan indeks saham global dapat lebih positif untuk mendukung kenaikan tersebut. Diharapkan aksi jual kembali turun agar IHSG tidak melemah lagi. Tetap cermati sentimen yang ada dan mewaspadai potensi pelemahan kembali.
Ia sodorkan saham-saham pilihan:
IPCC Maintain buy selama dapat bertahan di atas 1600. Support 1595-1600 Resisten 1630-1645
UNVR Maintain buy selama dapat bertahan di atas 41975. Support 41850-41975 Resisten 42300-42450
ITMG Trading buy selama dapat bertahan di atas 19175. Support 19100-19175 Resisten 20400-20475
TLKM Trading buy selama bertahan di atas 3960. Support 3940-3960 Resisten 4010-4050
CPIN Trading buy selama bertahan di atas 5400. Support 5325-5400 Resisten 5550-5675
Masih bertahannya aksi beli membuat laju IHSG mampu bertahan di zona hijaunya. Padahal kenaikan IHSG dibarengi dengan pelemahan di sejumlah indeks saham Asia dan penurunan harga minyak mentah dunia. Tidak hanya itu, investor asing pun kembali melakukan aksi jualnya. Di sisi lain, masih adanya sejumlah berita positif dari para emiten dan imbas kembali terapresiasnya Rupiah mampu mengangkat IHSG. Menguatnya sejumlah saham dari sektor industri dasar dan perkebunan karena sentimen internalnya turut mendukung kenaikan IHSG.
Laju IHSG berada di kisaran target resisten 6005-6021.