Tol Serang-Panimbang Dinilai Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

Oleh : Herry Barus | Jumat, 23 November 2018 - 17:00 WIB

Ilustrasi Jalan Tol (ist)
Ilustrasi Jalan Tol (ist)

INDUSTRY.co.id - Lebak- Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang yang tengah dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dinilai berdampak terhadap laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lebak, kata Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak Yosep Muhammad Holis.
 

"Mobilitas akses lalu lintas akan lancar untuk memasarkan produk komoditas pertanian, perkebunan dan aneka kerajinan dan barang ke luar daerah," ujar Josep di Lebak, Kamis (22/11/2018)

Pembangunan jalan tol, kata dia, tentu akan melahirkan kawasan industri, jasa, perdagangan, pariwisata dan kawasan perumahan.
 

Selain itu juga Kabupaten Lebak akan lepas dari daerah tertinggal.

"Kami yakin perekonomian masyarakat akan menggeliat dengan adanya jalan tol itu," ujarnya

Ia mengatakan, pembangunan jalan tol Serang-Panimbang melintasi empat kecamatan di Kabupaten Lebak yakni Cibadak, Cikulur, Cileles dan Banjarsari. Pemkab Lebak mendukung pembangunan jalan tol karena ini merupakan pembangunan strategis nasional.

Dukungan Pemkab Lebak itu, di antaranya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sejauh ini  pembebasan lahan berjalan lancar dan tidak ada penolakan dari masyarakat.

Selain itu juga melakukan perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 02 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), karena pembangunan jalan tol tersebut tentu harus ada perubahan RTRW.

"Kami berharap pembangunan jalan tol berjalan lancar," katanya.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak, Ady Muchtadi mengatakan selama ini pembebasan jalan tol berjalan lancar dan tidak ada penolakan masyarakat.

BPN melalui tim apraisal sudah selesai melakukan pengukuran, validasi data, dan penilaian harga.

Pembebasan lahan yang sudah dilakukan ganti rugi pada masyarakat sekitar 25 persen  atau 690 bidang dari 2.722 bidang.

"Kami minta masyarakat mendukung pembangunan jalan tol itu," ujarnya.(Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…