INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan sejumlah bursa saham Tiongkok yang mengalami lonjakan kembali memberikan imbas positifnya kepada sejumlah bursa saham Asia lainnya.

"Pelaku pasar merespon positif pernyataan Presiden Trump yang mengindikasikan akan adanya titik temu negosiasi perdagangan antara AS dan Tiongkok. Selain itu, juga merespon positif dirilisnya sejumlah kinerja keuangan emiten," kata analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Senin (5/11/2018).

Sentimen yang sama terkait negosiasi perdagangan antara AS dan Tiongkok juga turut direspon positif oleh bursa saham Eropa sehingga dapat kembali mengalami kenaikan. Indeks pan-European Stoxx cenderung bergerak naik 0,33 persen dengan dukungan sejumlah emiten otomotif dan perbankan yang berimbas pada sejumlah sektor lainnya. Di sisi lain, adanya rilis _factory data_ Uni Eropa yang cenderung melemah tampaknya tidak banyka direspon positif.

Pasca menguat, laju bursa saham AS berbalik melemah. Penurunan sejumlah saham-saham teknologi menyeret indeks saham AS kembali ke zona merah. Saham-saham teknologi melemah dimotori penurunan saham iPhone setelah dirilis laporan pengiriman gawai iPhone lebih lambat dari perkiraan. Pelemahan ini terjadi di tengah adanya pernyataan positif dari Presiden Trump terkait akan adanya kemajuan pembicaraan dagang antara AS dan Tiongkok.

Pernyataan ini dianggap kontradiktif dari pernyataan Larry Kudlow, salah satu penasehat ekonomi Presiden Trump, dimana sebelumnya menyatakan tidak ada rencana negosiasi perdagangan antara AS dan Tiongkok.