INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan bursa saham Asia mampu bertahan positif seiring meningkatnya bursa saham AS. Kenaikan sejumlah indeks saham Tiongkok masih menjadi pemicu kenaikan sejumlah indeks saham Asia lainnya.

"Kondisi tersebut kontradiktif dengan adanya rilis indeks manufaktur Tiongkok sebesar 50,2 atau lebih rendah dari perkiraan 50,6 namun, tidak memberikan sentimen negatif karena angkanya yang masih di atas 50. Di sisi lain, bertahannya kebijakan moneter BoJ turut direspon positif," kata analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Dirilisnya kinerja sejumlah emiten mampu direspon positif sehingga dapat mengangkat sejumlah indeks saham Eropa. Pelaku pasar memanfaatkan rilis sejumlah emiten tersebut untuk kembali masuk di tengah pelemahan yang terjadi sebelumnya. Indeks pan-European Stoxx cenderung bergerak naik 1,6 persen dengan dukungan sejumlah emiten, terutama emiten sumber daya dimana pelaku pasar mengantisipasi rilis kinerjanya yang diperkirakan mengalami kenaikan.

Kenaikan kembali terjadi pada laju bursa saham AS seiring respon positif atas sejumlah rilis kinerja keuangan emiten. General Motors dan Facebook telah merilis kinerjanya yang di atas estimasi sehingga memberikan sentimen positif. Di sisi lain, sejumlah sektor pun juga mendukung kenaikan indeks. Untuk sementara, pelaku pasar mengesampingkan sentimen negatif dari peluang The Fed untuk kembali menaikan tingkat suku bunganya dan rencana pemerintah AS untuk kembali mengenakan tarif impornya kepada Tiongkok.