INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Pool Advista Finance Tbk, anak usaha PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) yang berbisnis di sektor pembiayaan kendaraan niaga, menawarkan sebanyak-banyaknya 800.000.000 lembar saham baru bernominal Rp100 per lembar melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana Saham (PUPS). Itu setara dengan 23,92% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

 

Asa Mirzaqi, Direktur Utama PT Pool Advista Finance, mengungkapkan dalam PUPS ini, perseroan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 800.000.000 Waran Seri I dengan rasio 1:1.

 

Dengan demikian, jumlah seluruh saham termasuk saham pendiri, dan Waran yang akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia(BEI) mencapai 3,59 miliar lembar saham. Sedangkan sisanya sebanyak 621,690 juta lembar saham tidak dicatatkan. Itu sesuai dengan POJK 28/POJK.05/2014 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan.

 

Lebih lanjut, Asa menuturkan, masuknya perusahaan terfokus pada pembiayaan sektor produktif dan menyasar kalangan korporasi ini ke bursa merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan pertumbuhan aset dan laba dengan memanfaatkan sumber dana dari pasar modal.

 

“Strategi lain yang dilakukan adalah mengembangkan sistem teknologi informasi (IT) dan infrastruktur pada awal 2019 mendatang, serta meningkatkan pembiayaan dengan prinsip syariah,” tambah Asa.

 

Sementara itu, Arfianto Wibowo, Direktur Bisnis/Independen perseroan mengatakan, kinerja perseroan di industri pembiayaan produktif sangat baik; seiring dengan pencapaian pembiayaan yang positif. 

 

Per Juli 2018, total pembiayaan mencapai Rp258,35 miliar, terdiri dari Pembiayaan Investasi sebesar Rp90,08 miliar, Pembiayaan Modal Kerja Rp85,14 miliar, Pembiayaan MultigunaRp82,91 miliar, dan Pembiayaan Syariah Rp220 juta.

 

Pada akhir 2017, Perseroan mampu membukukan total pembiayaan sebesar Rp180,27 miliar. “Dilihat dari total portofolio pembiayaan, kami masih fokus di pembiayaan sektor produktif terutama investasi,  pembiayaan modal kerja. Hal ini didasari dari kebijakan memitigasi risiko pembiayaan,” pungkas Arfianto.

 

Sedangkan Raden Ari Priyadi, Direktur Keuangan perseroan, memaparkan, rasio solvabilitas per akhir Juli 2018 mencapai 0,15 kali dengan net profit margin (NPM) yakni 138,13%, naik signifikan dari akhir 2017 sebesar 82,94%.

 

“Aset perseroan hingga Juli 2018 mencapai Rp325,59 miliar dibandingkan pada akhir tahun lalu sebesar Rp273,90 miliar. Kewajiban kami pada akhir Juli sebesar Rp44,53 miliar dan ekuitas Rp281,07 miliar,” tambah Ari.

 

Saham Perseroan dimiliki oleh PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) sebesar 99,99%, sisanya dimiliki oleh Freddy Gunawan, sementara saham POOL dimiliki publik sebanyak 69,2%, sisanya ASABRI 12,16% dan PT Advista Multi Artha 18,64%.***