Di HPS Kalsel, Mentan Amran Dorong Tapin Ekspor Bawang Merah ke Filipina

Oleh : Wiyanto | Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:58 WIB

Mentan Amran Sulaiman
Mentan Amran Sulaiman

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunian (HPS) ke-38 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (18/10), Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman ekspor bawang merah yang dihasilkan Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan ke Filipinan.

Penandatangan ini antara Asosiasi Bawang Merah Kabupaten dengan PT Binagloria Enterprindo selaku eksportir. Hadir Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi dan Bupati Tapin, Arifin Arpan.

Menurut Mentan Amran, perkembangan produksi bawang merah yang meningkat dari tahun ke tahun memacu pertumbuhan ekspor komoditas hortikultura strategis tersebut. Kementan sangat intens mendorong ekspor berbagai komoditas pertanian seperti Jagung, Sawit, Manggis, Pisang dan Bawang Merah. Tahun 2018 ini, Kementan mentargetkan ekspor bawang merah hingga 15.000 ton, naik hampir 100% dari tahun lalu yang hanya sekitar 7.750 ton.

"Kita komitmen mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Salah satu indikatornya, ekspor pertanian terus meningkat. Saya minta ekspor bawang merah dari berbagai sentra ditingkatkan supaya harga di petani bagus, semangat petani terjaga dan kita bisa cetak devisa untuk negara", ungkap Amran Sulaiman.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi menambahkan pihaknya akan terus mendorong petani dan asosiasi bawang merah di sentra-sentra utama untuk memperluas akses pemasaran hingga ekspor. Salah satunya dengan ekspor.

Selain mendapatkan harga yang lebih baik, ekspor bawang merah akan memacu petani memperbaiki cara budidayanya agar produknya bisa bersaing, ujarnya.

Bawang varietas Tajuk dan Super Philip yang dihasilkan petani Tapin, meski di lahan bekas rawa, secara spek memenuhi standard ekspor. Tahun depan akan mulai di ekspor, imbuhnya.

Ketua Asosiasi Bawang Merah Tapin, Jahidi mengungkapkan pihaknya akan komitmen menghasilkan bawang merah sesuai standard ekspor. Pasar ekspor menjadi pilihan petani Tapin mengingat produksi selama ini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi pasar lokal.

"Dengan jumlah penduduk 187 ribu jiwa dan konsumsi per kapita bawang merah 2.57 kg/kapita/tahun, maka untuk sekedar memenuhi kebutuhan pasar lokal cukup dengan luasan panen 55 hektar atau sekitar 480 ton, ungkapnya.

Dari data BPS 2017 lalu Tapin mampu menanam lebih dari 216 hektar dengan produksi mencapai 2.300 ton/tahun. Dengan demikian, kata Jahidi, ada over suplai sekitar 1.800 ton yang perlu dicarikan pasar diluar Tapin.

Selain mengisi pasar Kabupaten sekitar Tapin, ekspor ke Filipina bisa menjadi salah satu solusinya, terangnya.

Willy Agusman, Direktur PT Binagloria Enterprindo menyatakan komitmennya mendukung program peningkatan ekspor bawang merah yang tengah menjadi fokus Kementan. Pasar ekspor terbuka luas, sehingga yang terpenting yakni kualitas bawang merah petani bisa dijaga dan ditingkatkan baik dari sisi ukuran, warna merah cerah, rendah residu pestisida dan sebagainya.

Saya percaya petani kita sangat mampu menghasilkan bawang merah berstandard ekspor, ucapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…