INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Diperkirakan IHSG akan bergerak terbatas dengan support resistance 5757-5862. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ASII, BBNI, BBRI, INDF, INTP, JPFA, BRPT, ELSA, INKP, ACES.

"Secara teknikal pergerakan IHSG melanjutkan aksi rebound jangka pendek dengan menguji resistance MA5 dan berpotensi menguji MA20 melihat signal positif dari indikator stochastic yang golden-cross pada area oversold," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (10/10/2018).

IHSG (+0.62%) ditutup menguat 35.72 poin melanjutkan rebound diawal pekan dilevel 5796.79. Sektor Aneka Industry (+2.11%) dan Industry Dasar (-1.57%) memimpin penguatan sektoral. Investor terlihat optimis pada langkah Indonesia untuk melebarkan strategi pembiayaan pembangunan infrastruktur guna mendukung aktifitas industri hingga ekpor sebagai target pembangunan ekonomi ditengah masih konsistennya pertumbuhan ekonomi Indonesia 5% dan inflasi rendah 3%. Investor asing masih tercatat net sell 232.01 Miliar rupiah seiring pelemahan Rupiah yang ditutup pada level Rp15.238 per USD atau terdepresiasi sebesar 0.13% diakhir sesi perdagangan.

Pada awal sesi perdagangan bursa Eropa mayoritas dibuka mixed diambang zona merah. Indeks Eurostoxx (-0.27%), FTSE (-0.08%), DAX (-0.37%) dan CAC (-0.16%) turun. Beberapa data di German menjadi penahan pergerakan dimana Current Account turun 15.3B dari 16.4B namun Neraca perdagangan naik 18.3B dari 16.4B meskipun aktifitas export bulanan turun -0.1% dari 0.3%. Sentimen selanjutnya investor akan memantau hasil pertemuan G20.

Indeks Nikkei (-1.32%) dan TOPIX (-1.76%) di Jepang menutup perdagangan dengan terperosok lebih dari 1% seiring penguatan Yen yang mengancam aktifitas export. Indeks saham Asia lain pun bergerak cenderung terkonsolidasi setelah Ekutias di China mengalami awal pekan yang sangat buruk karena libur disaat aksi sell off ekuitas global pada pekan lalu. Indeks Hangseng (-0.11%) dan CSI (-0.07%) melemah tipis.