INDUSTRY.co.id -
Jakarta - Diperkirakan support resistance IHSG berada pada level 5820-5918. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ANTM, INDY, JPFA, MAPI, TRAM, AKRA.
"IHSG bergerak melanjutkan pelemahannya secara teknikal. Meskipun mengkonfirmasi pola bearish harami yang pulled back bearish trend dan false break MA50 sebagai resistance IHSG bergerak seakan tertahan pada level support MA20 dikisaran level 5867 dengan artian pergerakan IHSG masih akan tertahan meskipun memiliki trend pelemahan yang cukup agresif. Indikator stochastic dan RSI terlihat bearish menjauhi level overbought," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Kamis (4/10/2018).
Kemarin, IHSG (-0.13%) ditutup melemah 7.88 poin kelevel 5867.74 setelah sempat menguat seakan menguji teknikal rebound diawal sesi perdagangan. Indeks sektor konsumer (-0.85%) menjadi penekan IHSG disaat kekhawatiran penurunan kinerja, konsumsi dan kepercayaan konsumen pasca terdepresiasinya nilai tukar rupiah kelevel terendah sejak 20 tahun terakhir. Investor asing tercatat net sell 242.31 Miliar rupiah.
Bursa saham Eropa dibuka terkonsolidasi diambang zona hijau. Indeks Eurostoxx (+0.05%), FTSE (+0.09%) dan CAC (+0.04%) dibuka menguat tipis dengan tekanan bearish diawal sesi perdagangan. Euro dan obligasi Italy rebound setelah pemerintah mengumumkan akan mengekang rencana pengeluaran dan berjanji untuk memotong defisit menjadi 2% pada tahun 2021. Investor terlihat masih gelisah minggu ini ditengah kekhawatiran dampak dari politik Eropa dan gejolak pasar yang masih akan bergerak tinggi dalam angenda diawal bulan. Sentimen data ekonomi selanjutnya dari dalam negeri akan rilis data tingkat kepercayaan konsumen dan cadangan devisa.
Ekuitas Asia ditutup mayoritas melemah. Indeks Nikkei (-0.66%), TOPIX (-1.17%), HangSeng (-0.13%) dan KOSPI (-1.25%) melemah cukup signifikan. Investor kembali mengkhawatirkan Indonesia dan India serta penguatan harga komoditas. Nilai tukar Rupiah dan Rupee tertekan oleh lonjakan harga minyak setelah harga minyak mendekati level tertinggi dalam hampir 4 tahun terakhir.