INDUSTRY.co.id -
Jakarta - Diperkirakan IHSG akan kembali bergerak menguat menguji level resistance dengan range pergerakan 5823-5913. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ASRI, BMTR, JPFA, PTBA, TRAM, BBTN.
"IHSG secara teknikal bergerak kembali menguat rebound tepat pada level Moving Average 5 hari dengan berpotensi besar kembali menguji level 5900 yang bertepatan dengan level Moving Average 20 dan 50 hari. Indikator stochastic bergerak positif mendekati level jenuh beli dengan momentum bullish dari Indikator RSI yang mendukung pergerakan," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat (14/9/2018).
IHSG (+1.04%) ditutup menguat 60.12 poin cukup optimis kelevel 5858.27 mengiringi penguatan nilai tukar Rupiah terhadap USD. Mata uang mayoritas negera berkembangpun naik kecuali Lira turki yang terperosok sebelum kenaikan suku bunga. Sektor Infrastruktur (+2.05%) dan Keuangan Perbankan (+1.76%) memimpin penguatan dan mengalami rebound setelah sebelumnya terkoreksi cukup signifikan. Harga acuan obligasi 10 tahun naik dan yield turun 6,4 basis point seiring outlook Bank Indonesia yang cukup optimis pada nilai tukar rupiah yang diproyeksi tahun 2019 berada dikisaran Rp14.300 sampai Rp14.700 per USD. Meskipun demikian aktifitas pembelian investor asing relatif sepi dengan tercatat net sell 193.73 miliar rupiah dengan saham INDF, PGAS dan BBRI menjadi yang terbanyak di Jual Investor Asing.
Sedangkan bursa saham di Eropa dibuka mixed dengan Indeks Eurostoxx (+0.24%), FTSE (-0.42%) dan DAX (+0.40%). Produsem otomotif memimpin kenaikan ada hari kedua. Investor seakan masih terus menanti petunjuk dari Bank Sentral untuk bergerak ke arah kebijakan yang lebih ketat tanpa menghambat pertumbuhan. Sentimen selanjutnya Investor akan terfokus pada data penjualan ritel, Produksi Industri, dan Investasi fixed assets di Tiongkok.