Amerika Serikat Perlakukan Khusus Bagi Baja Indonesia

Oleh : Herry Barus | Selasa, 04 September 2018 - 15:30 WIB

Ilustrasi Industri Baja
Ilustrasi Industri Baja

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat memberikan pengecualian tarif impor 25 persen terhadap 19 produk baja jenis "carbon and alloy" dan baja tahan karat asal Indonesia, setelah adanya diplomasi ekonomi Indonesia ke AS.

"Selain meyakinkan Pemerintah AS, kami juga menggalang dukungan dari sektor bisnis AS, terutama dari para importir produk besi baja dan aluminium Indonesia," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta, Senin (3/9/2018)

Strategi yang digunakan, lanjutnya, adalah meyakinkan importir AS bahwa Indonesia pantas untuk dikecualikan dari tarif global AS karena produk Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dengan produk di AS dan sudah masuk ke dalam rantai nilai global AS.

Keputusan ini dikeluarkan pada 2 Agustus 2018 setelah sebelumnya Indonesia juga memperoleh pengecualian untuk 142 permohonan produk baja Carbon and Alloy dengan total volume sebesar lebih dari 6.784 ton dan 1 permohonan Alumunium Sheet sebesar 1.680 ton.

Pengecualian berbasis produk oleh AS ini adalah hasil konkret pascapertemuan Enggar dengan Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross di Washington DC pada akhir 23-27 Juli 2018 lalu. Saat itu, Enggar memimpin Delegasi Indonesia dalam kunjungan kerja ke AS.

Enggar mengajak perwakilan kementerian/lembaga, asosiasi, dan para pelaku usaha produk-produk ekspor utama Indonesia ke AS.

Agenda kunjungan itu antara lain melakukan berbagai pendekatan kepada Pemerintah AS terkait eligibilitas Indonesia untuk program Generalized System of Preferences (GSP) yang ditinjau ulang dan mengupayakan pengecualian atas pengenaan tarif global AS terhadap produk baja dan aluminium Indonesia yang telah diterapkan AS sejak bulan Maret lalu.

Sementara Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan mengatakan pengecualian ini merupakan hasil konkret dari upaya Pemerintah Indonesia yang bersinergi bersama eksportir baja dan aluminium untuk memperoleh pengecualian atas pengenaan tarif impor oleh AS sebesar 25 persen untuk produk baja dan 10 persen produk aluminium.

Masih terdapat 12 permohonan pengecualian produk baja Indonesia dengan kuantitas lebih dari 336.688 ton dan 276 permohonan pengecualian produk aluminium Indonesia dengan kuantitas lebih dari 367.351 ton yang belum mendapatkan putusan dari Pemerintah AS, ujarnya.

Atas keberhasilan awal ini, Pemerintah Indonesia akan terus melakukan komunikasi intensif dengan AS.

Upaya pendekatan langsung kepada negara mitra dagang seperti AS ini sangat penting untuk dijaga momentumnya, terutama di tengah kondisi `perang dagang seperti ini, kata Direktur Pengamanan Perdagangan Pradnyawati seperti dilansir Antara.

Pradnyawati menambahkan Kemendag terus mengimbau eksportir baja dan aluminium Indonesia agar mendorong mitra mereka di AS guna memanfaatkan momentum pascakunjungan kerja Mendag Enggar ke AS dengan mengajukan pengecualian pada produk mereka.

Selain itu, Kemendag juga terus memantau dan mengingatkan AS mengenai permohonan pengecualian terhadap produk baja dan aluminium Indonesia lainnya yang sedang dalam proses.

Merujuk data BPS, ekspor baja Indonesia ke AS pada Januari-Juni 2018 mencapai 139 juta dolar AS, meningkat 78 persen dari periode sama di tahun 2017.

Sedangkan ekspor aluminium Indonesia ke AS pada Januari-Juni 2018 sebesar 147 juta dolar AS atau naik 47 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PLTS

Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:32 WIB

Asosiasi Energi Surya Indonesia Minta Regulasi PLTS Atap Memihak Kepada Masyarakat

Revisi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 49/2018 belum juga selesai meski telah melewati pembahasan selama beberapa bulan.

Roman Forum, Roma, Italia (Foto: www.kolbehotelrome.com)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:30 WIB

Italia Hadirkan Video Game untuk Promosi Pariwisata dan Kebudayaan

Sebagai upaya untuk mempromosikan pariwsata, Kementerian Luar Negeri Italia (MFA Italia) telah memperkenalkan video game super menarik yang disebut, ITALY, Land of Wonders (ITALIA, Tanah Keajaiban).…

Bank Mandiri Genjot Perbankan Digital

Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:00 WIB

Transaksi Cashless QRIS Meningkat Tinggi, Bank Mandiri Genjot Perbankan Digital

Transaksi keuangan digital terus bertumbuh seiring peningkatan aktivitas belanja online, perluasan pembayaran digital, dan pertumbuhan penggunaan digital banking. Bank Mandiri, yang berpengalaman…

Direktur Utama PT PLN, Zulkifli Zaini

Sabtu, 24 Juli 2021 - 14:48 WIB

Joss! Dirut PLN Zulkifli Zaini Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics

Direktur Utama PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini meraih penghargaan Indonesia Best CEO Award 2021 “Employees’ Choice” kategori Electric Power yang diberikan oleh Iconomics Research and…

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 14:37 WIB

Berkat Manuver Inovatifnya, Dirut Pertamina Nicke Widyawati Diganjar Penghargaan Indonesia Best CEO Award 2021

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati meraih penghargaan Indonesia Best CEO Award 2021 “Employees’ Choice” yang diberikan oleh Iconomics Research and Consulting dalam…