INDUSTRY.co.id - Jember - PT Perkebunan Nusantara XII telah mengalihkan status 120 hektare lahan yang kini digunakan Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dari hak guna usaha (HGU) menjadi hak pengelolaan lahan (HPL).
"Kami juga ingin maju dan berperan dalam pembangunan negara, khususnya Bandara Jember. Tanggung jawab kami mengalihkan HGU ke HPL untuk 120 hektare lahan sudah kami laksanakan. Sekarang masing-masing pihak mengerjakan komitmen di MOU (tertanggal 6 Juli 2018)," kata Direktur Operasional PTPN Anis Febriantomo.
Dari 3.948 hektare lahan Kebun Mumbul yang dikelola PTPN 12, seluas 413 hektare berada di kawasan bandara. Sebanyak 120 hektare sudah digunakan untuk Bandara Notohadinegoro sejak 2003.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Jember hendak membangun akses jalan masuk Bandara Notohadinegoro. Namun pembangunan di atas lahan gak guna usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara 12 ini masih memerlukan surat dari Bupati Faida agar bisa berjalan sesuai aturan dan kesepakatan.
Anis mengusulkan agar perwakilan Pemkab Jember dan PTPN 12 sering bertemu untuk membicarakan pengembangan bandara tersebut, sekaligus mencari solusi jika ada kendala. Yang terpenting semua pihak sudah satu pemahaman dalam mengembangkan bandara itu. "Semangat kita sama demi pembangunan negara kita tercinta," katanya. (bj)