INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pergerakan sejumlah indeks saham Asia kembali berbalik menguat setelah merespon langkah bank sentral Tiongkok, PboC, yang akan mengatur laju CNY. Adanya rencana intervensi dari PboC sebagai langkah stabilisasi CNY tersebut membuat laju CNY tertahan pelemahannya sehingga direspon positif dimana aksi beli kembali terjadi.
"Di sisi lain, aksi beli pada sejumlah sektor turut mengangkat indeks saham Asia," kata analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (28/8/2018).
Ia bilang, imbas dari hasil pertemuan The Fed pada akhir pekan lalu masih direspon positif pelaku pasar seiring adanya sinyal kepastian kenaikan bertahap suku bunga The Fed. Akibatnya aksi kembali terjadi dan mengangkat sejumlah indeks saham Eropa, kecuali pasar saham Inggris yang tutup karena libur. Indeks pan-European Stoxx 600 menguat 0,5 pesen dengan dorongan sejumlah saham.
"Di sisi lain, adanya rilis berita positif dari sejumlah emiten turut disambut baik dimana pelaku pasar meningkatkan aksi belinya," katanya.