INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,96% atau 57 poin ke posisi 6.025 pada penutupan perdagangan Senin (27/08/2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan lalu di level 5.968.

Penguatan indeks di sepanjang hari ini ditopang oleh kenaikan harga 234 saham. Selain itu, ada 155 saham turun, 140 saham stagnan dan 124 saham tidak ditransaksikan. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks bergerak pada kisaran 5.993-6.025.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp8,74 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Regular sebesar Rp6,5 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp2,24 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp83,74 juta.

Total volume transaksi tercatat sebanyak 103,19 juta lot saham, hasil dari 367.594 kali transaksi. Investor asing mencatat penjualan saham bersih senilai Rp668,94 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 1,84 juta lot.

Sebanyak delapan dari sembilan indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 3,92% atau 38,78 poin ke posisi 1.029. Kemudian diikuti indeks sektor aneka industri dan indeks sektor properti yang masing-masing menguat2,26% dan 1,35%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah SMGR yang harganya naik 7,43% atau Rp650 menjadi Rp9.400 per unit. INTP yang harganya terangkat 6,06% atau Rp1.000 menjadi Rp17.500 per unit. BBTN yang harganya terangkat 5,32% atau Rp140 menjadi Rp2.770 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah SCMA yang harganya turun 1,9% atau Rp40 menjadi Rp2.070 per unit, BBCA yang harganya tergerus 1,2% atau Rp300 menjadi Rp24.775 per unit dan LPKR yang harganya susut 1,14% atau Rp4 menjadi Rp348 per unit. (Abraham Sihombing)