Pabrik Kelapa Sawit PT Tunas Baru Lampung Akan Beroperasi Pada Kuartal IV 2018

Oleh : Hariyanto | Kamis, 23 Agustus 2018 - 13:51 WIB

kelapa sawit (ilustrasi)
kelapa sawit (ilustrasi)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) memperkirakan pabrik kelapa sawit yang berlokasi di Pontianak, Kalimantan Barat, dapat beroperasi pada kuartal IV 2018. Pabrik kelapa sawit ini memiliki kapasitas 45 ton per jam. 

Saat ini, perusahaan telah memiliki pabrik kelapa sawit di Sukadana, Lampung. Pabrik yang dilengkapi dengan fasilitas storage tank, sterilizer, serta loading ramp mempunyai kapasitas 45 ton per jam. 

Selain itu, perusahaan tengah melakukan penanaman kebun tebu di Lampung hingga mencapai 12.000 hektar. 

Untuk produk tebu, perseroan memiliki pabrik gula refinasi dengan kapasitas 900 ton per hari serta pabrik gula tebu berkapasitas 8.000 ton cane per day.

Sampai dengan Juni 2018, penjualan perseroan turun sekitar 5% atau menjadi Rp4 triliun, bila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu tercatat Rp4,2 triliun. Turunnya penjualan ini disebabkan melemahnya harga jual rata-rata produk sawit sekitar 3% dan gula 8%. 

Dari segi volume penjualan, minyak goreng dan stearine meningkat masing-masing 31% dan 228%, sedangkan gula turun 16%. Sementara, komposisi penjualan per produk masih didominasi oleh minyak goreng sawit sekitar 36%, disusul gula 28%, biodiesel 9%, stearine 8%, minyak inti sawit 6%, minyak sawit 5%, vetsil sawit 3%, mentega 2%, bungkil sawit dan tandan buah segar serta glycerin masing-masing 1%.

Adapun, komposisi bisnis sawit dan gula perseroan hingga paruh pertama tahun ini masing-masing sebanyak Rp2,887 triliun dan Rp1,114 triliun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.