INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) Malaysia meningkat ke level RM224,40 per ton atau US$900 per ton pada perdagangan Senin (20/08/2018). Itu adalah kenaikan harga ke level tertinggi sepanjang tujuh pekan terakhir ini.

Tingginya permintaan CPO dari konsumen lokal turut mendukung kenaikan harga tersebut. Apalagi cadangan CPO Malaysia saat ini sedang mengalami penurunan 21,30% akibat penyusutan produksi tandah buah segar sebesar 11%.

Sepanjang pekan lalu, harga CPO Malaysia tersebut ditransaksikan antara RM221-227 per ton serta berhasil mencapai harga tertinggi sepanjang 80 hari terakhir ini. Ekspor CPO Malaysia sepanjang 1-20 Agustus 2018 tercatat sebanyak 8.000 ton, atau relatif flat dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.

Produk-produk sawit Malaysia tersebut biasanya diekspor ke Uni Eropa. Pasalnya, Uni eropa adalah konsumen utama bagi CPO Malaysia.

Kenaikan harga tersebut juga ditopang oleh peningkatan kegiatan impor CPO yang dilakukan Rusia. Volume impor CPO Rusia terus meningkat setelah mengalami tren yang menantang pada tahun lalu.

Seperti diketahui, pengiriman CPO Malaysia ke Rusia pada Mei 2018 tercatat sebanyak 77.200 ton, meningkat 13,2% dibandingkan bulan sebelumnya, atau melesat 29,3% dibandingkan periode yang sama pada tahun baru. (Abraham Sihombing)