INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 3,29% atau 201 poin ke posisi 5.877 pada sesi pertama perdagangan Senin (13/08/2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan lalu di level 6.077.
Pelemahan IHSG pada rehat tengah hari ini disebabkan oleh penurunan harga 386 saham. Selain itu, hanya 34 saham naik, 73 saham stagnan dan 158 saham tidak ditransaksikan. IHSG sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 5,875-6.034.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar mencapai Rp4,09 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp3,38 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp709,36 miliar dan di Pasar Tunai senilai Rp10,03 juta.
Total volume transaksi tercatat sebanyak 48,94 juta lot saham, hasil dari 227.289 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih bernilai Rp500,68 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 274.928 lot saham.
Seluruh Indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor keuangan mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 4,08% atau 44,99 poin ke posisi 1.058. Kemudian diikuti oleh indeks sektor industri dasar dan indeks sektor aneka industri yang masing-masing tergerus 3,99% dan 3,64%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah MNCN yang harganya tergerus 7,07% atau Rp70 menjadi Rp920 per unit, BMRI yang harganya susut 6,8% atau Rp500 menjadi Rp6.850 per unit dan BBNI yang harganya turun 6,58% atau Rp525 menjadi Rp7.450 per unit.
Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers pada sesi pertama perdagangan hari ini tidak ada. (Abraham Sihombing)