INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,2% atau 11 poin ke posisi 6.077 pada perdagangan Jumat (10/08/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 6.065.
Penguatan IHSG itu ditopang oleh kenaikan harga 189 saham. Di samping itu, sebanyak 191 saham turun, 149 saham stagnan dan 122 saham tidak ditransaksikan sama sekali. IHSG sepanjang perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 6.059-6.107.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp6,51 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp5,23 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,28 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp15,85 juta.
Total volume perdagangan tercatat sebanyak 71,36 juta lot saham, hasil dari 327.854 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih senilai Rp650,02 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 2,2 juta lot saham.
Sebanyak lima dari sembilan indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor properti mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,09% atau 4,93 poin ke posisi 457. Kemudian diikuti oleh indeks sektor konsumer dan indeks sektor keuangan yang masing-masing meningkat 0,74% dan 0,34%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah BRPT yang harganya naik 5,57% atau Rp105 menjadi Rp1.990 per unit, WSKT yang harganya terangkat 3,94% atau Rp80 menjadi Rp2.110 per unit dan WIKA yang harganya meningkat 3,05% atau Rp50 menjadi Rp1.690 per unit.
Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah MNCN yang harganya susut 4,35% atau Rp45 menjadi Rp990 per unit, EXCL yang harganya tergerus 2,85% atau Rp90 menjadi Rp3.070 per unit dan LPKR yang harganya turun 2,17% atau Rp8 menjadi Rp360 per unit. (Abraham Sihombing)