INDUSTRY.co.id -
Jakarta - Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 6076-6085 dan Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 6115-6122. Meski terjadi kenaikan tipis namun, laju IHSG cenderung rentan terjadi pelemahan.
Analis Pasar Modal Reza Priyambada mengatakan, terutama jika ada sentimen yang kurang baik maka IHSG pun akan mudah berbalik melemah.
"Diharapkan masih adanya berita positif dari para emiten dan pelaku pasar tidak memanfaatkannya untuk kembali melakukan aksi ambil untung. Tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah, terutama jika aksi profit taking kembali ada," katanya di Jakarta, Kamis (9/8/2018).
Ia menyodorkan saham-saham pilihan:
INKP Trading buy selama mampu bertahan di atas 19175. Support 19075-19175 Resisten 19450-19575
MARK Trading buy selama mampu bertahan di atas 1585. Support 1580-1585 Resisten 1610-1615
GGRM Trading buy selama mampu bertahan di atas 76850. Support 76700-76850 Resisten 77275-77400
UNTR Trading sell jika 35850 gagal bertahan. Support 35775-35850 Resisten 36150-36275
TPIA Trading buy selama mampu bertahan di atas 5275. Support 5175-5275 Resisten 5450-5525
Kemarin, pergerakan IHSG mampu bertahan di atas target support di kisaran support 6072-6081 seiring bertahannya aksi beli pelaku pasar.
Bertahannya aksi beli mampu mempertahankan laju IHSG di zona hijau meski hanya mengalami kenaikan tipis. Positifnya laju bursa saham Asia yang dibarengi dengan masih berlanjutnya penguatan Rupiah serta rilis berita-berita emiten dimanfaatkan pelaku pasar untuk kembali masuk. Namun demikian, mulai adanya aksi ambil untung menahan penguatan yang terjadi. Termasuk juga kembalinya investor asing melakukan aksi jualnya hingga berjumlah Rp484,22 miliar turut menahan penguatan IHSG.