INDUSTRY.co.id - Lubukbasung, Sumba - Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Iqbal, mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera meminta penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kandungan dalam vaksin rubella agar masyarakat tidak merasa resah.

Advertisement

"Segera lakukan pertemuan antara Kemenkes dan MUI dalam menyikapi isu bahwa vaksin itu mengandung babi atau tidak halal," katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam, Selasa (7/8/2018).

Setelah pertemuan itu, MUI segera diminta memberikan penjelasan terkait kandungan yang ada di vaksin itu.

Advertisement

Setelah adanya penjelasan itu, menurutnya, keresahan masyarakat diharapkan berkurang sehingga program imunisasi terlaksana dengan baik.

"Saat ini belum ada kejelasan apakah vaksin itu mengandung babi atau tidak," kata politisi PPP itu.

Advertisement

Selama ini, tambahnya, Komisi IX DPR-RI menyesali kenapa imunisasi campak dan rubella telah dilaksanakan, sementara penjelasan dari MUI belum ada, sehingga muncul pro kontra di tengah masyarakat.

"Kami masih menunggu bagaimana kelanjutan pertemuan antara Kemenkes dan MUI," katanya ekepada Antara.

Advertisement

Menurut dia, pogram vaksinasi rubella itu sangat baik dalam melindungi generasi muda dari penyakit rubella.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Agam, Indra mengatakan, imunisasi campak dan rubella di daerah itu ditunda sampai adanya klarifikasi MUI terkait kandungan dalam vaksin tersebut,


"Penundaan itu telah kita sampaikan ke 23 Puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan," katanya.