INDUSTRY.co.id - Jakarta - Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 6072-6081 dan Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 6110-6118.
Analis Pasar Modal Reza Priyambada mengatakan, pelemahan IHSG dapat membuka peluang penurunan lanjutan jika tidak diimbangi dengan adanya sentimen positif yang mampu menahan pelemahan. Diharapkan sentimen yang ada, cukup positif untuk menahan terjadinya pelemahan lanjutan sehingga IHSG dapat kembali mempertahankan tren kenaikannya.
"Tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah, terutama jika aksi profit taking kembali ada," ujar dia di Jakarta, Rabu (8/8/2018).
Ia merekomondasikan saham-saham pilihan:
INKP Trading buy selama mampu bertahan di atas 19175. Support 19075-19175 Resisten 19450-19575
MARK Trading buy selama mampu bertahan di atas 1555. Support 1545-1555 Resisten 1575-1590
GGRM Trading buy selama mampu bertahan di atas 75825. Support 75800-75825 Resisten 76350-76500
UNTR Trading buy selama mampu bertahan di atas 35875. Support 35800-35875 Resisten 36150-36275
MEDC Trading buy selama mampu bertahan di atas 1055. Support 1050-1055 Resisten 1090-1110
Sebelumnya pasca mengalami kenaikan cukup tinggi, laju IHSG kembali melemah sesuai perkiraan sebelumnya seiring dengan adanya aksi ambil untung pelaku pasar. Meski transaksi investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp105,79 miliar namun, maraknya aksi ambil untung tidak mampu mempertahankan laju IHSG di zona hijau. Adanya rilis Bank Indonesia terkait cadangan devisa dimana Per Juli 2018, cadangan devisa berada di posisi US$ 118,3 miliar atau turun US$ 1,5 miliar dibandingkan periode sebelumnya serta merupakan yang terendah sejak Januari 2017 dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan aksi jualnya. Pelemahan IHSG ini di tengah menghijaunya sejumlah indeks saham Asia, kembali terapresiasinya Rupiah, dan ramainya lelang sukuk dalam negeri.
Pergerakan IHSG mampu bertahan di atas target support di kisaran support 6066-6087 seiring kembalinya aksi jual pelaku pasar