INDUSTRY.co.id - Jakarta - Jumlah Venue dan Non Venue yang dibangun oleh Pemerintah melalui Kementerian PUPR untuk penyelenggaraan Asian Games sebanyak 60 Venue dan 14 Non Venue di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat.

Pembangunan dan renovasi venue di Jakarta oleh Kementerian PUPR meliputi Stadion Utama GBK, Training Facility, Aquactic Center,  Lap. Hoki, Lap. Panahan, Lap. Sepak Bola A/B/C, Istana Olahraga, Tenis Indoor, Tenis Outdoor,  Stadion Madya, Gedung Basket, Lap. Softball, Lap. Rugby, Lap. Basket A/B/C, Venue Squash, Venue Layar, Padepokan Pencak Silat TMII, dan 10 gelanggang olahraga (GOR) Jakarta. 

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) selaku Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018 menyatakan, Indonesia sudah siap menyelenggarakan Asian Games 2018 yang akan dibuka pada 18 Agustus 2018 mendatang.

“Indonesia sudah siap untuk menyelenggarakan Asian Games. Baik dari sisi venue dan infrastruktur, penyelenggaraan oleh INASGOC, dan sisi prestasi atlet," kata Wapres Jusuf Kalla seusai menggelar rapat Asian Games 2018, di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, (3/8/2018).

Selain itu juga dilakukan pembangunan Non Venue di Jakarta yakni Wisma Atlet Kemayoran Blok C-2 dan Blok D-10, Penataan Kawasan GBK Zona 1, Zona 2 dan lanjutan, Penataan Kawasan Wisma Atlet Kemayoran D-10, gedung parkir & Cofftea House. 

Di Palembang, venue olahraga yang dibangun Kementerian PUPR adalah Venue Shooting Range, Rowing Center/Dayung, Lake Side Jakabaring (Venue Triathlon), Skateboarding, Rollerblade, dan Wall Climbing. 

Untuk bangunan Non Venue mencakup 3 tower Rusunami Jakabaring, Wisma Atlet Jakabaring, Rusunawa Jakabaring, Penataan Kawasan Jakabaring Sport City dan Pembangunan Lansekap dan prasarana/ sarana dan utilitas Rusunami.