INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 0,07% atau 5 poin ke posisi 6.007 di akhir perdagangan pada akhir pekan ini dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 6.011.

Pelemahan IHSG di akhir perdagangan hari ini disebabkan oleh penurunan harga 217 saham. Selain itu, ada 173 saham naik, 122 saham stagnan dan 138 saham tidak ditransaksikan. IHSG pada perdagangan hari ini bergerak di kisaran 5.994-6.023.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp23,18 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp5,55 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp17,63 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp869,30 juta.

 

Total volume perdagangan tercatat sebanyak 108,53 juta lot saham, hasil dari 343.007 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih sebesar Rp176,22 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 2,57 juta lot saham.

 

Sebanyak tujuh dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam sebesar 1,9% atau 23,95 poin ke posisi 1.236. Kemudian diikuti oleh indeks sektor infrastruktur dan indeks sektor pertambangan yang masing-masing tergerus 0,82% dan 0,80%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah INCO yang harganya tergerus 5,03% atau Rp220 menjadi Rp4.150 per unit, LPPF yang harganya susut 4,05% atau Rp300 menjadi Rp7.100 per unit dan INKP yang harganya turun 2,86% atau Rp550 menjadi Rp18.700 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah SMGR yang harganya naik 4,08% atau Rp350 menjadi Rp8.925 per unit, SSMS yang harganya meningkat 3,16% atau Rp40 menjadi Rp1.305 per unit dan JSMR yang harganya terangkat 2,88% atau Rp140 menjadi Rp5.000 per unit. (Abraham Sihombing)