INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Kamis (02/08/2018) dibuka sebesar RM2.214 per ton. Adapun kisaran harga komoditas sawit ini berada antara RM2.210-2,233 per ton.

Kondisi kisaran harga CPO tersebut terlihat berupaya untuk melampaui level RM2.200 per ton pada perdagangan hari ini setelah harga komoditas sawit tersebut ditutup pada level RM2.212 per ton pada Rabu (01/08/2018). Adapun harga CPO Malaysia pada perdagangan Rabu (01/08/2018) bergerak pada kisaran RM2.190-2.219 per ton.

“Itu artinya harga CPO naik lebih dari 1% pada Rabu, karena peningkatan pembelian yang dipicu oleh proyeksi bahwa India, importir CPO terbesar ketiga dunia, tahun ini akan mengalami sedikit hujan yang bakal menyebabkan kelangkaan CPO di sana,” papar Arie Nurhadi, analis riset PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Kamis (02/08/2018).

Harga kontrak penjualan CPO untuk pengiriman Oktober 2018 di Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 0,8% menjadi RM2.212, atau setara US$544,29 per ton pada Rabu lalu. Ketiga pasar masih buka, harga tersebut sempat mencapai RM2.219 per ton. Itu adalah harga tertinggi sejak 19 Juli 2018.

Arie mengemukakan, harga CPO gagal mengalami penurunan lebih lanjut karena aksi short covering seiring perkiraan cuaca di India yang akan menekan potensi volume panen tandan buah segar sawit, bahkan mendorong kenaikan impor yang berakhir pada peningkatan harga CPO di sana.

“Itu terjadi setelah prakiraan cuaca mengatakan bahwa India kemungkinan akan mengalami sedikit hujan pada 2018 ini. Kondisi itu akan meningkatkan kekhawatiran atas hasil panen pertanian dan pertumbuhan ekonomi di India, yang separuh dari total lahan pertaniannya tidak memiliki irigasi,” pungkas Arie. (Abraham Sihombing)