Harga CPO Malaysia Mulai Merangkak Naik ke Atas RM2.200 per Ton

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 02 Agustus 2018 - 20:35 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Kamis (02/08/2018) dibuka sebesar RM2.214 per ton. Adapun kisaran harga komoditas sawit ini berada antara RM2.210-2,233 per ton.

Kondisi kisaran harga CPO tersebut terlihat berupaya untuk melampaui level RM2.200 per ton pada perdagangan hari ini setelah harga komoditas sawit tersebut ditutup pada level RM2.212 per ton pada Rabu (01/08/2018). Adapun harga CPO Malaysia pada perdagangan Rabu (01/08/2018) bergerak pada kisaran RM2.190-2.219 per ton.

“Itu artinya harga CPO naik lebih dari 1% pada Rabu, karena peningkatan pembelian yang dipicu oleh proyeksi bahwa India, importir CPO terbesar ketiga dunia, tahun ini akan mengalami sedikit hujan yang bakal menyebabkan kelangkaan CPO di sana,” papar Arie Nurhadi, analis riset PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Kamis (02/08/2018).

Harga kontrak penjualan CPO untuk pengiriman Oktober 2018 di Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 0,8% menjadi RM2.212, atau setara US$544,29 per ton pada Rabu lalu. Ketiga pasar masih buka, harga tersebut sempat mencapai RM2.219 per ton. Itu adalah harga tertinggi sejak 19 Juli 2018.

Arie mengemukakan, harga CPO gagal mengalami penurunan lebih lanjut karena aksi short covering seiring perkiraan cuaca di India yang akan menekan potensi volume panen tandan buah segar sawit, bahkan mendorong kenaikan impor yang berakhir pada peningkatan harga CPO di sana.

“Itu terjadi setelah prakiraan cuaca mengatakan bahwa India kemungkinan akan mengalami sedikit hujan pada 2018 ini. Kondisi itu akan meningkatkan kekhawatiran atas hasil panen pertanian dan pertumbuhan ekonomi di India, yang separuh dari total lahan pertaniannya tidak memiliki irigasi,” pungkas Arie. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang

Kamis, 04 Juni 2020 - 22:42 WIB

Kemenperin: Indonesia Masih Menjadi Negara Tujuan Utama Investasi Sektor Industri Manufaktur

Kementerian Perindusterian (Kemenperin) mencatat, selama periode tahun 2015-2019, total nilai penanaman modal asing (PMA) dari sektor industri manufaktur sebesar USD61,5 miliar.

Anand Stanley Presiden Direktur Airbus

Kamis, 04 Juni 2020 - 21:38 WIB

Gantikan Patrick de Castelbajac, Anand Stanley Bos Baru Airbus Asia Pasifik

Anand Stanley resmi menjadi Presiden Airbus Asia Pasifik yang berbasis di Singapura. Anand akan memegang raksasa industri penerbangan tersebut pada 1 Juli 2020 mendatang. Adapun beban Anand…

Gelar Harkopnas 2020 Secara Virtual, Dekopin Menanti Arahan Presiden

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:55 WIB

Undang Presiden di Harkopnas Virtual 2020, Nurdin Halid: Covid-19 Momentum Redesain Struktur Ekonomi Negara

Jakarta-Wabah Covid-19 tidak membuat Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mati gaya. Wadah tunggal gerakan Koperasi Indonesia itu berencana menggelar peringatan Hari Koperasi ke-73 pada 12 Juli…

Menteri Keuangan Sri Mulyani (foto Tempo)

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:12 WIB

Kabar Gembira, Menkeu Sri Mulyani Bakal Gelontorkan Insentif Pajak Sebesar Rp123,01 Triliun untuk Dunia Usaha

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Pemerintah akan mendukung dunia usaha bertahan dari dampak COVID-19 dengan memberikan insentif perpajakan mencapai Rp123,01 triliun.…

Kantor Visa (foto Kontan.co.id)

Kamis, 04 Juni 2020 - 19:48 WIB

Ande Gandeng Visa Foundation dan Usaid Rilis Program Advancing Women's Empowerment Fund

Aspen Network of Development Entrepreneurs (ANDE) bersama dengan U.S. Agency for International Development (USAID) dan Visa Foundation mengumumkan bahwa delapan organisasi telah terpilih untuk…