INDUSTRY.co.id - Jakarta - Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5909-5921 dan Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 5948-5966. Pergerakan IHSG yang kembali melemah, sementara ini, dapat dinilai sebagai koreksi yang wajar dimana pelaku pasar memanfaatkan berita negatif untuk melakukan aksi jualnya.

"Selain itu, juga dapat diartikan telah terserapnya informasi dari rilis kinerja para emiten sehingga telah berkurang ekspektasi pasar dan cenderung profit taking," kata analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Ia katakan pergerakan IHSG pun berpeluang kembali melemah namun, diharapkan dapat lebih tertahan. Tertahannya pelemahan Rupiah, masih adanya aksi beli investor asing, hingga rilis beberapa data ekonomi dari dalam negeri diharapkan dapat menahan pelemahan IHSG.

"Meski demikian, tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah, terutama jika aksi profit taking mulai ada," katanya.

Ia menyodorkan saham-saham pilihan:

WSBP Trading buy selama mampu bertahan di atas 424. Support 420-424 Resisten 432-436

PPRO Trading buy selama mampu bertahan di atas 142. Support 139-142 Resisten 150-152

PTBA Trading buy selama mampu bertahan di atas 4450. Support 4430-4450 Resisten 4510-4540

ASII Trading buy selama mampu bertahan di atas 7050. Support 6875-7050 Resisten 7250-7275

MARK Trading buy selama mampu bertahan di atas 1525. Support 1515-1525 Resisten 1555-1560

Kemarin, pergerakan IHSG berbalik melemah di bawah target support di kisaran 5992-6002 seiring maraknya aksi jual pelaku pasar.