INDUSTRY.co.id - Jakata – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal menguat di kisaran 5.821-6.117 pada perdagangan Selasa (31/07/2018), sementara para pelaku pasar sedang menanti publikasi data inflasi pada esok hari.
“Hari ini, IHSG tampaknya masih berpotensi naik meski harus menunggu Badan Pusat Statistik mempublikasikan data laju inflasi pada esok hari,” ujar William Surya Wijaya, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakarta, Selasa (31/07/2018).
William mengemukakan, publikasi data laju inflasi tersebut dilakukan bersamaan dengan pergantian bulan. Inflasi tersebut diperkirakan bakal terkendali. Jika itu menjadi kenyataan, tentunya hal tersebut akan menjadi sentimen positif bagi indeks.
“Karena itu, pergerakan indeks hari ini bakal terlihat stabil karena rilis kinerja emiten per Juni 2018 turut memberikan sentimen positif pada pergerakan IHSG,” tukas William.
Wiliam juga mengungkapkan, dengan adanya potensi kenaikan indeks di perdagangan hari ini, maka para pelaku pasar dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk mencermati saham-saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
“Di samping itu, pergerakan harga saham-saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Bank Jatim Tbk (BJTM) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga perlu dipantau dengan cermat,” pungkas William. (Abraham Sihombing)