INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 0,65% atau 38 poin ke posisi 6.027 pada akhir perdagangan Senin (30/07/2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan lalu di level 5.989.

Advertisement

Penguatan indeks di sore hari ini ditopang oleh kenaikan harga 227 saham. Di samping itu, ada 180 saham turun, 133 saham stagnan dan 110 saham tidak ditransaksikan. Indeks pada perdagangan hari ini bergerak pada rentang 5.994-6.027.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp8,02 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp6,42 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,60 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp4,57 juta.

Advertisement

Total volume transaksi tercatat sebanyak 114,17 juta lot saham, hasil dari 431.551 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih sebesar Rp234,53 miliar dengan voliume pembelian bersih sebesar 1,68 juta lot saham.

Sebanyak tujuh dari sembilan indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor pertambangan mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 2,72% atau 57,52 poin ke posisi 2.174. Kemudian diikuti oleh indeks sektor aneka industri dan indeks sektor agrikultur yang masing-masing meningkat 1,5% dan 1,01%.

Advertisement

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah INDY yang harganya naik 8,78% atau Rp310 menjadi Rp3,840 per unit, WSKT yang harganya meningkat 7,5% atau Rp150 menjai Rp2.150 per unit dan WIKA yang harganya terangkat 6,8% atau Rp100 menjadi Rp1.570 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah PTBA yang harganya tergerus 5,22% atau Rp240 menjadi Rp4.360 per unit, BSDE yang harganya terpangkas 4,36% atau Rp65 menjadi Rp1.425 per unit dan AKRA yang harganya turun 2,71% atau Rp120 menjadi Rp4.300 per unit. (Abraham Sihombing)

Advertisement