INDUSTRY.co.id - Surabaya - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengawali pergelaran Kreatifood 2018 di Surabaya, Jawa Timur yang bertujuan untuk mendorong subsektor kuliner baru daerah, serta nantinya difasilitasi dengan investor guna mendapatkan permodalan.

Advertisement

Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri Bekraf, Sappe M P Sirait di Surabaya, Kamis mengatakan, pembukaan acara akan langsung dilakukan Kepala Bekraf, Triawan Munaf pada Jumat (27/7) di Pusat Perbelanjaan Ciputra World Surabaya.

Sekaligus akan mengundang sebanyak 30 investor dari dalam dan luar negeri yang bergerak di bidang pangan, general tradding, manufaktur dan lainnya.

Advertisement

Kreatifood 2018 digelar dengan tujuan meningkatkan subsektor kuliner dengan menghubungkan perusahaan rintisan (startup) kuliner kepada kanal distribusi dan pemasaran produk, serta meningkatkan peluang investasi baru dari sisi permodalan nonperbankan.

"Expo di Surabaya ini merupakan langkah awal dari rangkaian kegiatan 'Demoday Food Sartup' Indonesia. Setelah itu, akan berlanjut ke sembilan kota seperti Medan, Palembang, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Malang, Samarinda, Makassar, dan terakhir Denpasar," katanya.

Advertisement

Total peserta yang akan mengikuti expo di Surabaya sebanyak 95 peserta, yang sebelumnya telah melalui tahapan kurasi dari 570 peserta yang mendaftar mengikuti acara ini.

Peserta hasil kurasi nantinya akan unjuk kemampuan bidang pemasaran selama tiga hari di Surabaya, dan mayoritas peserta Kreatifood 2018 merupakan pelaku ekonomi kreatif yang ikut dalam kompetisi Food Starup Indonesia sebelumnya, yang juga merupakan program Bekraf melalui deputi Akses Permodalan," katanya.

Advertisement

Sementara, merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi PDB ekonomi kreatif subsektor kuliner pada tahun 2016 adalah yang terunggul yaitu mencapai 41,4 persen, selain itu nilai ekspor kuliner juga mengalami peningkatan sebesar 6,92 persen menjadi 1.206,5 juta dolar AS, dari sebelumnya 1.179,0 juta dolar AS.

Menurut dia, Kegiatan Kreatifood 2018 ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Bekraf bagi subsektor penyumbang PDB terbesar tersebut.

Dan kami terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif bidang kuliner dengan memberikan tambahan pengetahuan seputar ilmu investasi, kesiapan memasarkan di luar negeri, dan bagaimana melakukan pengembangan kapasitas produksi," katanya.

Sebelumnya, Kreatifood digelar pertama kali pada tahun 2016 di Jakarta, dan mulai mengembangkan jangkauannya pada tahun 2017 di Palembang dan Makassar dengan fokus pada pengembangan promosi soto dan kopi Indonesia.

 

Sumber: Antara