INDUSTRY.co.id - Jakarta — PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menandatangani proyek kerjasama infrastruktur, properti dan realty dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Seperti dilansir Imq adapun MOU yang ditandatangani meliputi pembangunan, pengembangan, dan investasi pada pelabuhan Bitung serta pelabuhan lainnya di Sulut, kawasan komersial di Manado, Bitung dan Likupang, termasuk investasi dan pembangunan PLTG 2x100 MW di Bitung dan 2x200 MW di Likupang.
Direktur Utama WIKA, Bintang Perbowo di Jakarta, Senin (6/2/2017), mengatakan dengan adanya kerjasama tersebut perseroan dapat melakukan investasi di berbagai daerah di Sulawesi Utara.
"Kami sangat siap untuk menyukseskan pembangunan di Sulut sesuai MOU yang ditandatangani," katanya.
Sementara Direktur Keuangan WIKA, Steve Kosasih, mengungkapkan perseroan baru saja selesai melakukan rights issue dan memperoleh suntikan modal Rp6,15 Triliun.
Dari hasil tersebut sebagian besar merupakan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp4 triliun.
"Dari leverage atas dana ini, kami diharapkan memprioritaskan pembangunan maupun investasi di sektor infrastruktur, terutama yang merupakan program prioritas pemerintah," urainya.
Terkait kinerja, pada tahun ini WIKA menargetkan kontrak dihadapi mencapai Rp102,93 triliun, naik 26,30% dari target tahun 2016, dengan kontrak baru Rp43,25 triliun dan carry over tahun 2016 senilai Rp59,69 triliun.
Perseroan juga membidik penjualan tahun ini senilai Rp25,75 triliun dengan laba bersih sekitar Rp1,21 triliun.