Meningkatnya Sektor Properti, Semen Holcim Rilis Produk Terbaru

Oleh : Anisa Triyuli | Jumat, 27 Juli 2018 - 12:54 WIB

PT Holcim Indonesia Tbk (Foto Ist)
PT Holcim Indonesia Tbk (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Madiun- Produsen Semen PT Holcim Indonesia Tbk mengenalkan produk barunya berupa Holcim Mortar di wilayah Madiun, Jawa Timur, guna menjawab tantangan meningkatnya jumlah proyek properti serta pembangunan berbagai sarana infrastruktur di kota itu.

Direktur Penjualan Holcim Indonesia, Surindro Kalbu Adi mengatakan pada Kamis (26/7/2018)  Kota Madiun dipilih sebagai lokasi pengenalan karena pangsa pasarnya diklaim cukup bagus.

"Kota Madiun menjadi kota kedua setelah Surabaya yang digunakan PT Holcim Indonesia untuk memperkenalkan produk Holcim Mortar. Produk ini sebagai wujud komitmen Holcim untuk melakukan inovasi dan memberikan solusi kebutuhan konsumen khususnya efisiensi waktu pekerjaan dan hasil akhir yang sempurna," ujar Surindro di Madiun.

Ia menjelaskan, ada tiga jenis Holcim Mortar yang dikenalkannya, yakni Holcim Pasangan, Holcim Plesteran, dan Holcim Acian yang kesemuanya itu cocok digunakan untuk penggunaan batu bata ringan.

"Hari ini kami mengundang kontraktor supaya mereka paham akan produk kami ini, karena produk ini lebih praktis dan lebih efisien dalam membangun rumah atau juga pembangunan gedung," katanya.

Pihaknya yakin, sarana infrastruktur di Kota Madiun akan terus berkembang. Bahkan, pembangunan terus dilakukan sebagai salah satu strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan.

Karena itu, pihaknya mengaku siap untuk melayani kebutuhan semen bagi proyek pemerintah maupun non-pemerintah di wilayah Madiun.

"Produk kami juga dipakai untuk pembangunan gedung VIP RSUD Madiun, Gedung PT INKA (Persero), Gedung PLN, dan bahkan pembangunan Jalan Tol Ngawi-Kertosono," ujarnya.

Ia mengatakan, secara umum pasar di Jawa Timur sangat menjanjikan. Untuk itu, pihaknya menyediakan pabrik di Tuban guna menyediakan suplai yang dibutuhkan konsumen.

"Selain mengenalkan produk baru, melalui kegiatan ini kami juga ingin lebih dekat dengan konsumen. Muaranya adalah tentu peningkatan konsumen yang signifikan. Dalam dua tahun terakhir ini, pertumbuhan konsumen Holcim bertambah hampir 10.000 secara nasional dan pasar Jawa Timur ikut andil," tambahnya.

Surindro menambahkan, pihaknya masih belum bisa memastikan berapa target produksi sampai dengan akhir tahun. Yang pasti, pihaknya menjamin ketersediaan stok guna menjawab tantangan di dunia konstruksi. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

OPPO Find X2

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:57 WIB

OPPO Find X2 Akan Diluncurkan Secara Global Pada 6 Maret 2020

Dengan perangkat Find X2, OPPO berupaya mewujudkan jargon #Uncovertheultimate, dengan menciptakan pengalaman smartphone yang inovatif.

Booking.com

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:54 WIB

Semua tentang liburan ‘all-amusive’ di Booking.com

Pemimpin travel digital yang menghubungkan traveler dengan pilihan tempat menginap yang luar biasa, berbagai pengalaman yang wajib dicoba, dan opsi transportasi yang mudah, memprediksi bahwa…

Bijih kakao (ist)

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:47 WIB

Kementan Perkuat Ekspor Produk Pertanian Dengan Kostratani

Bali menjadi salah satu propinsi dengan perkembangan pertanian yang baik, Kementerian Pertanian berupaya menggenjot ekspor melalui penguatan Kostratani. Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai…

Wakil Komite Tetap Industri Hulu dan Petrokimia Kadin Indonesia, Achmad Widjaja (kanan)

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:45 WIB

Kadin Proyeksi Industri Belum Akan Membaik Dalam Waktu Dekat Meski Harga Gas Turun

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menilai bahwa penurunan harga gas industri yang rencananya akan mulai berlaku efektif per 1 April nanti belum akan membawa dampak signifikan terhadap…

ZTE usung teknologi 5G ke Indonesia

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:30 WIB

ZTE Bagikan Jalan Operator Menuju 5G

Presiden dan Direktur Eksekutif ZTE Corporation, Xu Ziyang dalam wawancaranya dengan Mobile World Live menyampaikan tantangan utama yang dihadapi operator ketika meluncurkan 5G.