INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,3% atau 17 poin ke posisi 5.963 di sesi pertama perdagangan Jumat (27/07/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.946.

Penguatan indeks pada rehat tengah hari itu ditopang oleh kenaikan harga 200 saham. Selain itu, 163 saham turun, 116 saham stagnan dan 171 saham tidak ditransaksikan. IHSG di sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 5.947-5.971.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp3,04 triliun.Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp2,37 triliun dan di Pasar Negosiasi senilai Rp676,63 miliar.

Total volume transaksi tercatat mencapai sebanyak 52,69 juta lot saham, hasil dari 181.488 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih bernilai Rp62,10 miliar, akan tetapi dengan volume pembelian bersih sebanyak 178.415 lot saham.

Sebanyak tujuh dari sembilan indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor aneka industri meningkat 2,95% atau 34,62 poin menjadi 1.207. Kemudian diikuti oleh indeks sektor industri dasar dan indeks pertambangan yang masing-masing meningkat 0,85% dan 0,57%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah ASII yang harganya naik 3,74% atau Rp250 menjadi Rp6.925 per unit, WSBP yang harganya meningkat 3,63% atau Rp14 menjadi Rp400 per unit dan BUMI yang harganya terangkat 2,42% atau Rp6 menjadi Rp254 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah SSMS yang tergerus 3,20% atau Rp40 menjadi Rp1.210 per unit, INTP yang harganya susut 3,19% atau Rp475 menjadi Rp14.425 per unit dan LPKR yang harganya turun 1,53% atau Rp6 menjadi Rp386 per unit. (Abraham Sihombing)