INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,24% atau 13 poin ke posisi 5.947 pada sesi pertama perdagangan Kamis (26/07/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.933.

Penguatan indeks pada rehat tengah hari ini ditopang oleh kenaikan harga 205 saham. Selain itu, ada 139 saham turun, 143 saham stagnan dan 163 saham tidak ditransaksikan. IHSG pada sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 5.945-5.967.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI sebesar Rp4,58 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler senilai Rp3,32 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,26 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp602.000.

Total volume perdagangan tercatat mencapai 74,34 juta lot saham, hasil dari 242.887 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih senilai Rp203,65 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 3,6 juta lot saham.

Sebanyak lima dari sembilan indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor agrikultur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,38% atau 19,96 poin ke posisi 1.466. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor keuangan yang masing-masing meningkat 0,92% dan 0,68%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah INDY yang harganya meningkat 4,82% atau Rp160 menjadi Rp3.840 per unit, BBRI yang harganya naik 2,34% atau Rp70 menjadi Rp3.060 per unit dan ANTM yang harganya terangkat 2,27% atau Rp20 menjadi Rp900 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah TRAM yang harganya susut 8,74% atau Rp32 menjadi Rp334 per unit, MYRX yang harganya turun 5% atau Rp7 menjadi Rp133 per saham dan PWON yang harganya turun 4,46% atau Rp25 menjadi Rp535 per unit. (Abraham Sihombing)