INDUSTRY.co.id - Jakarta, Komisi VI DPR menyambut baik hasil keputusan sidang komisi amdal pabrik PT Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah, yang memberikan penilaian layak terhadap pabrik tersebut.
Dengan begitu, diharapkan ke depannya operasional dan usaha pabrik Semen Rembang tidak lagi mengalami kendala seperti sebelumnya. DPR akan terus memberikan dukungan agar pabrik Semen Rembang dapat beroperasi maksimal.
"Kami mengapresiasi hasil sidang komisi amdal Semen Rembang tersebut. Berarti investasi yang telah ditanam tidak terganjal lagi. Ini semua untuk kesejahteraan Rakyat di Rembang mayoritas juga mendukung," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Azman Natawijana, Minggu (5/2/2017).
Azam menuturkan, merupakan hal yang wajar jika ada beberapa hal hasil sidang komisi amdal pabrik Semen Rembang yang perlu disempurnakan. Faktor penilaian kelayakan bersyarat tersebut menurut Azam adalah bagian mengakomodasi keinginan yang kontra dengan Semen Rembang.
"Waktu itu kan dianggap ada yang kurang amdal dan izin lingkungannya sehingga perlu dicabut. Kemudian sudah dilaksanakan Gubernur Jawa Tengah. Sekarang mana yang masih dikhawatirkan kalau pabrik semen beroperasi bisa dikemukakan," tuturnya.
Terkait dengan sikap kubu penentang keberadaan pabrik Semen Rembang yang keluar ruang sidang komisi amdal, Azam menilai hal itu menjadi kerugian untuk kubu tersebut.
Menurut Azam, mereka seharusnya bisa menyebutkan apa saja keberatannya terhadap aspek lingkungan hidup dengan beroperasinya Semen Rembang.
"Mereka kan sudah datang dan hadir ke sidang komisi amdal Semen Rembang. Mereka dianggap berarti mengikuti. Kenapa keluar ruangan? Apalagi mereka juga sudah tanda tangan, jadi biarkan saja, tidak masalah sikap mereka," tandasnya.(Hry/ inl)