INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,3% atau 17 poin ke posisi 5.933 di akhir sesi pertama perdagangan Selasa (24/07/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan satu hari sebelumnya di level 5.915.
Penguatan indeks pada rehat tengah hari ini disebabkan oleh kenaikan harga 218 saham. Selan itu, ada 127 saham turun, 135 saham stagnan dan 170 saham tidak ditransaksikan. IHSG pada sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 5.927-5.945.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp3,27 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp2,67 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp602,64 miliar dan di Pasar Tunai sebesar Rp2,94 juta.
Total volume transaksi tercatat sebanyak 52,60 juta lot saham, hasil dari 198.206 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih bernilai Rp58,58 miliar dengan volume pembelian bersih sebanyak 355.073 lot saham.
Sebanyak tujuh dari sembilan indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor industri dasar mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 2,01% atau 15,48 poin ke posisi 786. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor properti yang masing-masing meningkat 0,67% dan 0,52%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah INTP yang harganya naik 5,47% atau Rp750 menjadi Rp14.450 per unit, BUMI yang harganya meningkat 5,31% atau Rp12 menjadi Rp238 per unit dan INDY yang harganya terangkat 3,51% atau Rp110 menjadi Rp3.240 per unit.
Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah SSMS yang harganya tergerus 4,15% atau Rp55 menjadi Rp1.270 per unit, SCMA yang harganya susut 2,83% atau Rp60 menjadi Rp2.060 per unit dan HMSP yang harganya turun 1,55% atau Rp60 menjadi Rp3.810 per unit. (Abraham Sihombing)