INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bakal menguat pada perdagangan hari ini setelah kemarin ditutup turun ke posisi 5.746.

“Data laju inflasi Juni 2018 yang terkendali mendorong indeks melakukan konsolidasi yang wajar,” ujar William Surya Wijaya, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakarta, Selasa (03/07/2018).

Menurut William, kenaikan indeks masih berpeluang besar, bahkan berpotensi menembus titik resistensi baru sehingga kondisi itu dapat mendorong indeks untuk menyentuh titi tertinggi sepanjang masa.

“Indeks pada perdagangan hari ini diprediksi menguat di kisaran 5.640-5.958. Pasalnya, aliran dana masuk ke pasar modal Indonesia diharapkan dapat menopang kenaikan indeks dalam beberapa waktu ke depan,” papar William.

William mengemukakan, adanya peluang kenaikan indeks pada perdagangan hari ini, para pelaku dapat memanfaatkannya untuk mencermati saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

“Di samping itu, para pelaku pasar juga dapat memantau saham-saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP),” imbuh William. (Abraham Sihombing)