INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 0,65% atau 39 poin ke posisi 5.787 pada sesi penutupan perdagangan Rabu (27/06/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.825.
Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak pada kisaran 5.787-5.859. Pelemahan indeks hari ini disebabkan penurunan harga 215 saham. Disamping itu, ada 180 saham naik, 118 saham stagnan dan 126 saham tidak ditransaksikan.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp7,38 triliun. itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp5,36 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp2,02 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp174,26 juta.
Total volume transaksi tercatat sebanyak 89,50 juta lot saham, hasil dari 418.959 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih sebesar Rp539,66 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 5,97 juta lot saham.
Sebanyak tujuh dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 3,1% atau 37,03 poin ke posisi 1.159. Kemudian diikuti oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor properti yang masing-masing tergerus 1,73% dan 1,14%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah BUMI yang harganya susut 7,14% atau Rp16 menjadi Rp208 per unit, INTP yang harganya tergerus 5,07% atau Rp725 menjadi Rp13.575 per unit dan TPIA yang harganya turun 4,91% atau Rp275 menjadi Rp5.325 per unit.
Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah MYRX yang harganya naik 3,15% atau Rp4 menjadi Rp131 per unit, EXCL yang harganya meningkat 1,6% atau Rp40 menjadi Rp2.540 per unit dan JSMR yang harganya terangkat 1,43% atau Rp60 menjadi Rp4.250 per unit. (Abraham Sihombing)