INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,57% atau 34 poin ke posisi 5.825 pada akhir perdagangan Selasa (26/06/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangangan sehari sebelumnya di level 5.859.
IHSG sepanjang hari ini bergerak pada kisaran 5.820-5.878. Sebanyak 277 saham mengalami penurunan harga, 142 saham meningkat, 109 saham stagnan dan 111 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI pada hari ini mencapai Rp7,37 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp5,38 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,98 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp383,55 juta.
Total volume transaksi sebanyak 134,29 juta lot saham, hasil dari 407.092 kali tranasaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih bernilai Rp453,06 miliar dengan volume transaksi sebanyak 1,65 juta lot saham.
Sebanyak empat dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor keuangan mengalami penurunan paling dalam, yaitu sebesar 2,03% atau 20,82 poin ke posisi 1.006. Kemudian disusul oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor konsumer yang masing-masing tergerus 0,31% dan 0,27%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah ADRO yang harganya turun 6,15% atau Rp115 menjadi Rp1.755 per unit, BUMI yang harganya susut 5,08% atau Rp12 menjadi Rp224 per unit dan INCO yang harganya tergerus 4,32% atau Rp180 menjadi Rp3.990 per unit.
Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah LPPF yang harganya naik 4,24% atau Rp350 menjadi Rp8.600 per unit, AKRA yang harganya meningkat 4,2% atau Rp180 menjadi Rp4.460 per unit dan TPIA yang harganya terangkat 3,7% atau Rp200 menjadi Rp5.600 per unit. (Abraham Sihombing)