INDUSTRY.co.id -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan awal pekan Senin (28/11) dibuka turun 10,17 poin atau 0,20 persen, pada 5111,94. Pelemahan IHSG tertekan penurunan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah turun sebanyak 4 persen pada akhir pekan hari Sabtu dinihari (26/11), terseret turun oleh ketidakpastian apakah Organisasi Negara Pengekspor Minyak akan mencapai kesepakatan untuk pemotongan produksi.

Selama perdagangan Asia, minyak mentah berjangka AS turun 1,3 persen pada $ 45,47 per barel, sementara Brent berjangka turun 1,59 persen pada $ 46,49. Keduanya telah berakhir merosot tajam sekitar 4 persen pada hari Jumat di AS setelah Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi tidak akan menghadiri pra pertemuan produsen non-OPEC, Senin.

Pagi ini terpantau 70 saham menguat, 92 saham melemah, dan sisanya saham stagnan. Tercatat transaksi sebesar lebih Rp346 miliar dari 1,30 miliar lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 21.500 kali.

Pagi ini IHSG tertekan oleh 8 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Perdagangan yang turun 0,57 persen.

Selama perdagangan Asia, minyak mentah berjangka AS turun 1,3 persen pada $ 45,47 per barel, sementara Brent berjangka turun 1,59 persen pada $ 46,49. Keduanya telah berakhir merosot tajam sekitar 4 persen pada hari Jumat di AS setelah Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi tidak akan menghadiri pra pertemuan produsen non-OPEC, Senin.

Pagi ini terpantau 70 saham menguat, 92 saham melemah, dan sisanya saham stagnan. Tercatat transaksi sebesar lebih Rp346 miliar dari 1,30 miliar lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 21.500 kali.

Pagi ini IHSG tertekan oleh 8 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Perdagangan yang turun 0,57 persen.(Vib)