INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 0,06% atau 4 poin ke posisi 6.085 pada sesi pertama perdagangan Rabu (06/06/2018) dibandingkan posisi pada perdagangan sehari sebelumnya di level 6.088.

Pelemahan IHSG pada rehat tengah hari ini disebabkan oleh penurunan harga 106 saham, terutama saham-saham pertambangan dan aneka industri. Di samping itu, ada 205 saham yang mengalami penurunan harga, 124 saham stagnan dan 138 saham tidak ditransaksikan.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp5,25 triliun. Nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp3,5 triliun., di Pasar Negosiasi sebesar Rp1,75 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp37,94 juta.

Total volume transaksi pada sesi pertama hari ini tercatat sebanyak 98,98 juta lot saham, hasil dari 332.635 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih bernilai Rp132,20 miliar dengan volume pembelian bersih sebanyak 25,43 lot saham.

Sebanyak lima dari sembilan indeks sektoral BEI turun. Indeks sektor infrastruktur mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 0,6% atau 6,39 poin ke posisi 1.067. Kemudian diikuti oleh indeks sektor konsumer dan indeks sektor agrikultur yang masing-masing tergerus 0,54% dan 0,48%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah BMTR yang harganya susut 3,51% atau Rp20 menjadi Rp550 per unit, UNTR yang harganya terpangkas 3,15% atau Rp1.150 menjadi Rp35.350 per unit dan PGAS yang harganya turun 3,11% atau Rp70 menjadi Rp2.180 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah ANTM yang harganya naik 11,3% atau Rp100 menjadi Rp985 per unit, INCO yang harganya meningkat 5,46% atau Rp220 menjadi Rp4.250 per unit dan MNCN yang harganya terangkat 4,42% atau Rp50 menjadi Rp1.180 per unit. (Abraham Sihombing)