INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diperkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas dengan rentan pergerakan 6033-6142. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya BMTR, EXCL, INDY, LSIP, BRPT, ELSA, PTRO, SMSM, UNVR.

"IHSG ditutup menguat berhasil rebound pada level support MA5 dan break out resistance MA50 sehingga berpeluang besar menguji MA200 sebagai target terdekat. Indikator Stochastic terkonsolidasi pada area dekat jenuh beli dengan momentum RSI yang mulai menjenuh," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Kemarin, IHSG (+1.23%) ditutup menguat +73.97 poin dilevel 6088.79 dengan sektor infrastruktur (+3.5%) dan Industri dasar (+3.05%) menjadi pionir penguatan IHSG.

Menurutnya, saham - saham telkomunikasi bergerak menguat dengan saham EXCL, TLKM dan ISAT naik diatas 3%. Investor asing pun tercatat net buy 89.12 Miliar rupiah dengan saham TLKM, INKP dan PTBA menjadi top net value investor asing.

Mayoritas indeks saham di Asia ditutup menguat dipimpin oleh penguatan indeks CSI (+0.99%) disusul Hangseng (+0.31%), Nikkei (+0.28%) dan TOPIX (+0.02%) yang juga mampu bertahan pada zona hijau. Imbal hasil obligasi merosot untuk pertama kalinya dalam lima hari.

Indeks saham di Eropa dibuka bervariasi dengan pelemahan terjadi pada indeks FTSE (-0.37%) dan penguatan terjadi pada Eurostoxx (+0.49%) dan CAC (+0.44%) perusahaan teknologi dan pembuat mobil menjadi pendorong penguatan. Selanjutnya sentimen yang menjadi fokus investor diantaranya data indeks kinerja jasa di AS dan pertumbuhan industri jasa yang mungkin akan meningkat untuk pertama kalinya sejak 4 bulan terakhir hingga data neraca perdagangan AS dan PDB Australia pada hari Rabu.