INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pemerintah menyerap dana sebesar Rp4,36 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Rabu dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp7,1 triliun.

Advertisement

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Rabu (30/5/2018) menyebutkan jumlah dana ini memenuhi target indikatif sebesar Rp4 triliun.

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS01122018 mencapai Rp2,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,35417 persen dan imbalan secara diskonto.

Advertisement

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada tanggal 1 Desember 2018 sebesar Rp4,63 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 5,21875 persen dan tertinggi 6,875 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS016 sebesar Rp0,41 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,81009 persen dan tingkat imbalan 6,25 persen.

Advertisement

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2020 mencapai Rp0,442 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,53125 persen dan tertinggi 7,25 persen.

Untuk seri PBS002, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,31 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,98498 persen dan tingkat imbalan 5,45 persen.

Advertisement

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada tanggal 15 Januari 2022 mencapai Rp0,673 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,90625 persen dan tertinggi 7,06250 persen.

Untuk seri PBS012, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,08 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,07512 persen dan tingkat imbalan 8,875 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada tanggal 15 November 2031 mencapai Rp1,096 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,93750 persen dan tertinggi 8,18750 persen.

Pemerintah tidak memenangkan lelang untuk seri PBS017 meski penawaran yang masuk mencapai Rp0,211 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,96875 persen dan tertinggi 7,96875 persen.

Pemerintah juga tidak memenangkan lelang untuk seri PBS004 meski penawaran yang masuk mencapai Rp0,097 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,09375 persen dan tertinggi 8,21875 persen.

Sebelumnya, pemerintah hanya menyerap dana Rp4,05 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Rabu (15/5) dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp9,1 triliun.