INDUSTRY.co.id -Jakarta-Diperkirakan IHSG akan bergerak tertekan dengan rentan pergerakan 5675-5765. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, ANTM, CPIN, INTP, ELSA, INAF, TINS.

"Pergerakan IHSG secara teknikal telah break out support level dengan indikasi pelemahan lebih lanjut pada Indikator RSI dan Stochastic yang memberikan signal bearish berkelanjutan," kata Lanjar Nafi Reliance Sekuritas Indonesia di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Ekuitas Asia membuka pekan dengan penguatan ditengah peradng dagang antara kedua ekonomi terbesar di dunia mereda saat ini setelah pertemuan Presiden AS dan China. Indeks Nikkei (+0.31%), HangSeng (+0.60%), CSI (+0.47%) dan KOSPI (+0.20%) ditutup pada zona positif sedangkan TOPIX (-0.08%) turun tipis.

IHSG (-0.85%) kembali tertekan 49.46 ditutup pada level 5733.85 dengan sektor keuangan (-1.88%) memimpin pelemahan dengan saham perbankan yang makin terperosok. Investor asing tercatat net sell 792.14 Miliar rupiah dengan saham BBRI, BBCA dan BMRI menjadi top net sell value. Nilai tukar rupiah terhadap USD melemah hingga menyentuh level 14200 pada hari ini menjadi faktor utama. Keputusan Bank Indonesia menaikan suku bunga 25bps terlihat tidak berdampak signifikan.

Bursa saham Eropa dibuka menguat dengan indeks Eurostoxx (+0.17%), FTSE (+0.79%) dan CAC (+0.65%) naik kezona hijau seiring penguatan mayoritas indeks saham di Asia. Sentimen selanjutnya yang akan diperhatikan investor diantaranya negosiasi Brexit dan kunjungan presiden korea selatan ke washington untuk membahas mengenai korea utara.