INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 0,86% atau 50 poin ke posisi 5.733 pada perdagangan hari ini dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.783.
Pelemahan indeks disebabkan oleh penurunan harga 230 saham, terutama saham-saham sektor keuangan dan sektor infrastruktur. Selain itu, terdapat pula 155 saham mengalami kenaikan harga, 136 saham stagnan dan 107 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI hari ini mencapai Rp8,72 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp6,5 triliun dan di pasar Negosiasi senilai Rp2,22 triliun.
Total volume perdagangan tercatat sebanyak 89,52 juta lot saham, hasil dari 364.503 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih bernilai Rp792,14 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 2,62 juta lot saham.
Sebanyak enam dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor keuangan mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1,88% atau 19,11 poin ke posisi 1.000. Kemudian diikuti oleh indeks sektor infrastruktur dan indeks sektor konsumer yang masing-masing tergerus 1,5% dan 0,71%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers hari ini adalah BBRI yang harganya tergerus 6,12% atau Rp180 menjadi Rp2.760 per unit, EXCL yang harganya turun 4,67% atau Rp100 menjadi Rp2.040 per unit dan MNCN yang harganya susut 4,65% atau Rp60 menjadi Rp1.230 per unit.
Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers hari ini adalah WIKA yang harganya naik 4,26% atau Rp65 menjadi Rp1.590 per unit, PTBA yang harganya terangkat 3,79% atau Rp140 menjadi Rp3.830 per unit dan ANTM yang harganya meningkat 3,53% atau Rp30 menjadi Rp880 per unit. (Abraham Sihombing)