INDUSTRY.co.id - Jakarta-IHSG pada akhir pekan ini terlihat masih kan terus menguji support level yang terlihat masih cukup kuat dipertahankan paska rilis data perekonomian BI rate. IHSG dalam rentang 5721 - 6002.
"Potensi kenaikan terbilang masih cukup besar dan dalam jangka pendek yang akan terlihat masih bersifat teknikal rebound sebelum dapat menkonfirmasi untuk dapat melanjutkan pola uptrend jangka panjangnya, hari ini IHSG berpotensi melaju naik," kata William Surya Wijaya, Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas di Jakarta, Jumat (18/5/2018).
Kemarin, IHSG (-0.44%) ditutup melemah 25.54 poin dilevel 5815.92 dengan setelah sempat bergerak menguat ditengah spekulasi naiknya BI rate 25bps. Pada akhir sesi perdagangan ditekan turun dengan sektor Aneka Industri (-1.80%) dan Keuangan (-1.41%) yang menjadi pionir penekan IHSG melihat prospek suku bunga dan penjualan mobil dimana saham perbankkan dan ASII ditutup melemah.
Investor asing masih tercatat net sell 642.72 Miliar rupiah dengan saham BBRI, BBCA, BBNI, UNVR dan ASII menjadi top net sell value.
Ia merekemondasikan saham-saham pilihan berikut: BBNI, UNVR, ICBP,