INDUSTRY.co.id, Jakarta - Beban logistik dan permodalan menjadi faktor yang mempengaruhi pasar e-commerce di Indonesia saat ini. Sebab itu, Asosiasi E-commerce Indonesia yang terafiliasi dalam (Idea) mendorong pelaku bisnis e-commerce melantai di bursa pasar modal (BEI).
"Bursa efek sebuah cara untuk mendorong Startup dalam konteks pendanaan e-commerce untuk keseluruhan digital player, untuk mendapatkan pendanaan sehingga bisa berbisnis dengan baik," kata Ketua Idea, Aulia E Marintho, Jakarta, Kamis (26/1/2017).
Lanjutnya, Idea berniat menemui Bursa Efek Indonesia (BEI). "Kalau harapannya setelah roadmap e-commerce disahkan menjadi Perpres ada kejelasan untuk semuanya, termasuk isu pendanaan ini," tandasnya.
Untuk mendorong e-commerce di Indonesia bisa bertumbuh, pihaknya bersama Kementerian terkait akan menyusun roadmap e-commerce yang beleidnya akan meluncur dalam waktu dekat.
Melalui peta jalan itu, diharapkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang jumlahnya lebih dari 50 juta masuk ke ranah e-commerce.