INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bakal mencoba untuk bergerak naik di kisaran 5.914-5.974 pada perdagangan Selasa (15/05/2018).

“Pasalnya, penurunan yang dialami IHSG kemarin sebesar 0,16% ke 5.947 diperkirakan bersifat sementara saja,” ujar Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas, di Jakarta, Selasa (15/05/2018).

Reza mengemukakan, pelemahan IHSG setelah mencapai titik terendahnya di posisi 5.853 bersifat sementara. Penurunan IHSG kemarin disebabkan sentimen negatif dalam negeri berupa teror bom yang bersifat sementara, tetapi sempat membuat panik pelaku pasar sehingga mereka melakukan aksi jual besar-besaran.

Kendati demikian, menurut Reza, kondisi tersebut hanya sementara, sehingga aksi beli diperkirakan dapat kembali mengangkat IHSG, kendati masih lebih rendah dibandingkan pada sesi penutupan sebelumnya.

“Kepanikan dan kekhawatiran para pelaku pasar diharapkan berkurang, sehingga kondisi tersebut dapat kembali menopang penguatan pasar investasi dan keuangan Indonesia,” tukas Reza.

Reza mengungkapkan, dengan adanya pola-pola koreksi minor pada pergerakan IHSG hari ini, para pelaku pasar dapat memanfaatkannya untuk mengakumulasi saham-saham yang diunggulkan mereka.

Di samping itu, Reza mengingatkan pelaku pasar agar senantiasa mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan IHSG kembali tertekan.

Reza merekomendasikan BELI terhadap saham-saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT United Tractors Tbk (UNTR). (Abraham Sihombing)