INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diperkirakan IHSG akan bergerak menguat tertahan dengan rentan pergerakan 5894-6000. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya ANTM, CPIN, HRUM, LSIP, KDSI, ADHI.

"Secara teknikal IHSG terkoreksi wajar setelah diakhir pekan mengalami pulled back upper bollinger bands. Pada hari ini IHSG menguji support MA5 dan berhasil rebound dengan pergerakan menguat dari Indiaktor Stochastic dan momentum moderate dari Indikator RSI," ujar Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indonesia di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Mayoritas indeks saham Asia ditutup menguat optimis dipimpin oleh Indeks saham Hangseng (+1.35%) dan CSI (+0.94%) yang tutup dimendekati 1% diiringi dengan Indeks Nikkei (+0.47%) dan TOPIX (+0.61%) menguat sedangkan KOSPI (-0.06%) tetep terkonsolidasi. Kekhawatiran ketegangan perdagangan antara China dan AS mereda menjelang pertemuan para pejabat China pekan ini di Washington.

Mengawali pekan IHSG (-0.16%) ditutup melemah 9.68 poin dilevel 5947.15 dengan sektor infrastruktur (-1.77%) dan pertanian (-1.60%) memimpin pelemahan. Insiden rentetan bom bunuh diri menjadi faktor utama melemahnya IHSG hingga dibawah 1% pada sesi pertama. Investor asing tercatat net sell 208.09 Miliar rupiah dengan posisi dipasar reguler net sell 489.17 Miliar rupiah dimana saham TLKM, ADRO dan BBRI menjadi top net sell value.

Bursa saham di Eropa membuka pekan dengan terkonsolidasi pada zona negatif. Ketegangan politik dari Italia ke Inggris manjadi faktor dengan saham perbankkan dan teknologi terperosok karena investor kembali menimbang gejolak brexit dan perjuangan italia untuk membentuk pemerintahan. Sentimen ekonomi selanjutnya investor akan disuguhi data tingkat penjualan ritel dan industrial productions di China dan AS. Beberapa data GDP di Eropa dan Jepang turut menjadi perhatian