INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diperkirakan IHSG diawal pekan akan cenderung diwarnai koreksi wajar menguji level 5900 pada rentan pergerakan 5900-6000. saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, ANTM, CPIN, INCO, SMGR, WIKA, WSKT, ELSA, TINS, ADHI.

"IHSG secara teknikal seakan pulled back pada level 6000 dengan indikasi terkonsolidasi negatif. Indikator Stocahstic melambat dengan posisi momentum pada indikator RSI yang cenderung bergerak flat setelah keluar pada zona oversold," ujar Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Senin (14/5/2018).

 
Ekuitas asia ditutup menguat diakhir pekan dengan Indeks Nikkei (+1.16%), TOPIX (+0.98%), HangSeng (+1.02%), dan KOSPI (+0.55%). Investor menimbang rilis data ekonomi terbaru dan komentar dari pembuat kebijakan moneter untuk menilai jalur yang paling mungkin untuk suku bunga global.

IHSG (+0.83%) ditutup menguat 48.89 poin dilevel 5956.83 setelah sempat mencoba bertahan pada level psikologis 6000. Optimisme investor terhadap kebijakan moneter BI terhadap intervensi dan prospek suku bunga masih menjadi faktor utama. Sektor industri dasar (+2.56%) memimpin penguatan dengan produsen semen bergerak optimis. Investor asing tercatat net sell 434.55 Miliar rupiah.

Bursa saham Eropa dibuka mayoritas terkonsolidasi negatif dengan Indeks Eurostoxx (-0.25%), FTSE (-0.04%) dan DAX (-0.25%) dibuka pada zona negatif setelah mengalam kenaikan terpanjang dalam lebih dari tiga tahun. Uji coba obat-obatan di Eropa dan masa-masa ex dividen membebani mayoritas indeks saham di Eropa